#COVID-19#VAKSIN

Sinovac Dorong Peluncuran Vaksin untuk Manula

Sinovac Dorong Peluncuran Vaksin untuk Manula
Ilustrasi: Pixabay.com


Beijing (Lampost.co) -- Pengembang vaksin covid-19 Tiongkok, Sinovac, mendorong upaya Tiongkok untuk mempercepat peluncuran vaksin untuk manula dan mengkonsolidasikan rencana negara tersebut untuk membangun kekebalan kawanan.
 
Namun, para ilmuwan mendesak kehati-hatian dan pemberian tambahan inokulasi pada kelompok rentan ini. Khususnya setelah menyaksikan reaksi merugikan dan kematian di negara-negara Barat yang diduga disebabkan oleh vaksinasi.
 
“Sinovac telah merilis data uji klinis Fase I dan Fase II pada orang dewasa sehat berusia 60 tahun ke atas. Hasil data menunjukkan vaksin akan aman dan stabil pada orang dewasa yang lebih tua,” menurut dokumen yang dikirim Sinovac ke Global Times pada Kamis, yang dikutip Jumat 5 Februari 2021.

“Uji klinis Fase I dan Fase II oleh Sinovac telah melibatkan 422 orang dewasa berusia 60 tahun ke atas di kota Renqiu, Provinsi Hebei China Utara antara Mei dan Juni 2020,” imbuh pernyataan itu.
 
Kemanjuran vaksin biasanya berkurang pada orang dewasa yang lebih tua karena sistem kekebalan mereka yang gagal. Tetapi temuan menunjukkan vaksin Sinovac dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh dan imunogenik pada orang dewasa sehat berusia 60 tahun ke atas, dengan tanggapan antibodi penawar terhadap virus korona hidup tidak berkurang dalam kelompok kunci ini.
 
Semua reaksi merugikan memiliki tingkat keparahan ringan atau sedang. Reaksi yang paling sering dilaporkan adalah nyeri tempat suntikan, yang terjadi di antara 39 peserta, dan demam, yang terjadi di antara 14 orang. Sebagian besar reaksi merugikan terjadi dalam tujuh hari setelah vaksinasi dan peserta pulih dalam waktu 48 jam.
 
Temuan Sinovac dirilis di jurnal medis Lancet pada Rabu. Itu adalah laporan pertama dari vaksin SARS-CoV-2 yang tidak aktif yang diuji pada orang dewasa berusia 60 tahun ke atas. Hal tersebut dipuji oleh para ahli vaksin Tiongkok sebagai pertanda baik yang menandai persetujuan dan perluasan penggunaan vaksin covid-19 pada kelompok lansia.
 
“Data Fase-III dan persetujuan dari otoritas obat diperlukan untuk orang tua yang akan divaksinasi,” ujar Feng Duojia, Presiden Asosiasi Industri Vaksin Tiongkok.
 
Sementara perwakilan Sinovac mengatakan, data Fase II untuk lansia tidak dapat mewakili data kemanjuran Fase III. Sebab uji coba Fase II terutama memantau tingkat antibodi. Sedangkan data Fase III mengevaluasi tingkat pengurangan risiko infeksi melalui penilaian jumlah kasus covid-19 diuji coba double-blind serta uji plasebo terkontrol.
 
Feng mencatat bahwa Sinovac dan Sinopharm, produsen vaksin covid-19 Tiongkok lainnya telah diberikan persetujuan pasar bersyarat. Keduanya kemungkinan akan mengumumkan data Fase III mereka tentang kelompok lansia dan remaja di sekitar liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 12 Februari.


 

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait