#nilaitukarrupiah#ekbis#beritanasional

Sinergi Penanganan Covid-19 Buat Rupiah Menguat

( kata)
Sinergi Penanganan Covid-19 Buat Rupiah Menguat
Ilustrasi rupiah. Foto : MI/Ramdani.


Jakarta (Lampost.co): Sinergi kebijakan penanganan virus korona (covid-19) oleh pemerintah dan Bank Indonesia (BI) diapresiasi pasar. Alhasil, nilai tukar rupiah mengalami penguatan signifikan hingga menyentuh level Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat (AS).

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan sinergi kebijakan fiskal dan moneter dalam penanganan covid-19 menandakan fundamental ekonomi RI kokoh. Kondisi itu ditambah data ekonomi eksternal yang positif sehingga membawa angin segar bagi perinvestasian di pasar valas dan obligasi.

"Pemerintah dan Bank Indonesia telah berhasil menyelamatkan perekonomian berkat strategi bauran yang diterapkan bersama-sama sehingga bisa menenangkan pasar," ujar Ibrahim, Rabu, 29 April 2020.

Menurutnya, kondisi ini menjadi titik balik pelaku pasar untuk kembali percaya terhadap pasar keuangan dalam negeri. "Sehingga wajar kalau arus modal asing kembali masuk (capital inflow) begitu deras dan membawa mata uang Garuda kembali digdaya dan kedigdayaannya melampaui mata uang asing lainnya," ungkap Ibrahim.

Dalam penutupan perdagangan hari ini, rupiah tercatat mengalami penguatan signifikan. Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda tersebut ditutup menguat ke posisi Rp14.881 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp15.295 per dolar AS. Rupiah bergerak menguat 413 poin atau setara 2,7 persen. Sedangkan rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.881 per dolar AS hingga Rp15.162 per dolar AS.

Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp15.412 per dolar AS. Sementara mengutip data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp15.157 per dolar AS atau mengalami penguatan sebesar 258 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp15.415 per dolar AS.

"Dalam perdagangan Minggu depan rupiah kemungkinan akan dibuka melemah tetapi ditutup menguat tipis dengan range di level Rp14.800 per dolar AS sampai dengan Rp14.540 per dolar AS," tutup Ibrahim.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait