#film

Sineas Indonesia Bakal Dapat Anggaran Rp266 Miliar

Sineas Indonesia Bakal Dapat Anggaran Rp266 Miliar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno. MI


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno menganggarkan dana sebesar Rp266 miliar melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal ini bertujuan untuk mendukung perkembangan industri film Indonesia.

Sandi mengatakan, pelaku industri ekonomi kreatif Indonesia sedang terpuruk akibat pandemi covid-19. Sehingga Ia berharap dana PEN dapat membantu perkembangan industri ekonomi kreatif terutama industri film Indonesia yang sedang sekarat.

"Harapannya dengan program PEN ini bisa menggerakkan sektor perfilman, dan membuka lapangan kerja kembali seluas-luasnya," kata Sandi dalam keterangannya pada Senin, 4 Oktober 2021.

Program PEN ini dibagi dalam tiga skema yaitu skema promosi, skema pembelian lisensi, dan skema produksi. Skema promosi bertujuan untuk mempromosikan film Indonesia yang siap tayang dan tahun ini ada sebanyak 40 film layar lebar yang akan dipromosikan.

Sementara itu, skema lisensi bertujuan untuk memberi apresiasi terhadap pemilik film Indonesia dan meningkatkan ketersediaan film berkualitas. Skema produksi ditujukan untuk komunitas film pendek atau dokumenter daerah.

Pemerintah membuka pendaftaran skema promosi mulai 1-10 Oktober 2021. Sedangkan untuk skema pembelian lisensi dan skema produksi masih dalam tahap pembahasan.

Menparekraf mengatakan, industri perfilman Indonesia bisa menjadi subsektor yang menjanjikan untuk berkontribusi terhadap pendapatan negara. Industri film Indonesia berkontribusi sebanyak Rp15 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional di tahun 2019.

"Mudah-mudahan uji coba pembukaan bioskop ini bisa membangkitkan kembali ekosistem bioskop dan film-film nasional," lanjutnya.

 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait