#cpns#pppk

Sindikat Rekrutmen CPNS di Lampung Didorong Diusut Tuntas

Sindikat Rekrutmen CPNS di Lampung Didorong Diusut Tuntas
Tes CPNS. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Hukum Universitas Lampung (Unila), Yusdianto, mendorong Polda Lampung mengusut tuntas sindikat kecurangan dalam seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2021.

Yusdianto menilai polisi harus mengembangkan kasus tersebut lebih dari empat tersangka. Sebab, dimungkinkan adanya tersangka yang lebih besar (koordinator) joki CPNS 2021.

"Yang jelas pertama harus ungkap siapa saja pelakunya gak mungkin bekerja sendiri, tanpa ada bantuan dari atas," kata Yusdianto, melalui telpon, Selasa, 26 April 2022.

Dia menilai, sindikat joki rekrutmen CPNS bukan kali pertama beraksi karena terjadi sejak beberapa kali pembukaan CPNS.

"Jangan-jangan praktek ini terjadi secara terus menerus, makanya mereka mengulangi lagi menjadi joki," katanya.

Ia melanjutkan, kecurangan dalam rekrutmen CPNS ini sejak dulu dikhawatirkan masyarakat. Namun, pemerintah selalu menegaskan tidak ada kecurangan dan transparan dalam rekrutmen CPNS.

"Nampaknya seirama dengan asumsi masyarakat, rekrutmen tidak baik-baik saja selalu ada kecurangan," ujarnya.

Ia menilai ke 58 orang yang memakai jasa joki rekrutmen CPNS hanya korban para sindikat. Untuk itu, uang mereka seharusnya dikembalikan.

"Kalau peserta sementara korban karena diiming-imingi dari sindikat," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah yang menaungi rekrutmen CPNS ke depan juga harus memperketat pengawasan dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

"Ke depan pemerintah harus pastikan betul rekrutmen transparan, jangan sampai adalagi kecurangan sehingga membuat masyarakat tidak percaya dan kecewa," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait