#PRAMUKA#KWARCAB

Silfia Naharani Nahkodai Kwarcab Pramuka Metro

Silfia Naharani Nahkodai Kwarcab Pramuka Metro
Penyerahan mandat Ketua Umum Kwarcab Pramuka Kota Metro periode 2021-2025. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Silfia Wahdi Naharani terpilih menjadi Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Metro. Terpilihnya Silfia sesuai hasil musyawarah mufakat yang berlangsung pada Musyawarah Cabang (Muscab) Kwarcab IV yang dilaksanakan di Aula SMK Negeri 2 Kota Metro.

Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee), Herman Sismono, mengatakan, sebelumnya muncul tiga nama yang ditunjuk sebagai ketua kwartir cabang periode 2021-2025. Ketiga nama tersebut adalah Tondi MG Nasution, Silfia Naharani, dan Sugeng Siswoyo.

"Awalnya ada tiga nama yang direkomendasikan. Namun, kak Tondi tidak mengembalikan berkas ke panitia. Sehingga secara otomatis yang bakal menjadi calon hanya dua orang saja," kata dia, Sabtu, 21 Agustus 2021.

Baca juga: Eva Dwiana Ajak Pramuka Ambil Peran dalam Penanganan Covid-19

Herman melanjutkan dari dua calon ini sebelumnya sudah ditawarkan melakukan musyawarah mufakat. Sebab mekanismenya seperti itu.

"Tata tertibnya sudah saya bacakan dari pasal 12, 13, 14 dan 15 dan tetap ditawarkan musyawarah mufakat. Namun, mereka ingin musyawarah dulu. Pada musyawarah tersebut membuahkan hasil kak Silfi menjadi Ketua Umum dan kak Sugeng menjadi Ketua Harian Kwarcab," tambahnya.

Baca juga: Kwarcab Bandar Lampung Gelar Vaksinasi dan Bagi Sembako Sambut HUT ke-60 Pramuka

Herman juga menjelaskan, untuk dasar pencalonan tersebut hasil rekomendasi dari kwartir ranting. Dari lima kecamatan itu hanya tiga yang merekomendasikan. Satu kwartir ranting boleh mengusulkan dua nama. Maka muncullah nama itu.

"Namun, ada dua kwartir ranting yang tidak mengusulkan, Metro Pusat dan Metro Barat yang tidak mengusulkan nama," ujarnya.

Menurutnya, syarat untuk pemilihan ketua Kwarcab maupun tingkat nasional itu ada hal tertentu yang diatur oleh Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT) maupun undang-undang kepramukaan. Tetapi, ada pengecualian juga apabila tidak ada pencalonan steering committee itu mencari calon yang sangat lunak.

"Artinya, tidak memiliki persyaratan khusus terkait masalah pencalonan. Sebab khawatir nantinya jika harus dengan persyaratan khusus ada yang berkapasitas, namun tidak ingin mencalonkan diri. Sehingga muncul nama itu yang direkomendasikan dari ranting. Kami publikasi siapa yang mencalonkan diri," kata dia.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait