#Advetorial#JurnalAkuntansi

Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang: Pengertian, Penting, dan Contohnya

Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang: Pengertian, Penting, dan Contohnya
Pentingnya Akuntansi. Ilustrasi


Bandar Lampung(Lampost.co)--Akuntansi merupakan bagian dari kehidupan kita yang terus mengambil peran aktif.  Laporan keuangan penting sekali dikerjakan setiap bulannya bahkana. Selain itu, Akuntansi juga membuat semua hal menjadi tersusun rapi dan terorganisir karena adanya pembukuan yang baik sehingga bisnis atau usaha yang Anda jalankan pun sesuai dengan yang Anda inginkan. Saat ini sudah ada software akutansi jurnal yang mempermudah penyusunan laporan keuangan. Penasaran untuk tahu lebih jelas? Anda dapat membaca artikel di bawah ini ya!
Pengertian Siklus Akuntansi 

Sebelum memasuki langkah-langkah pembukuan akuntansi, alangkah baiknya Anda mengetahui apa itu Akuntansi.  Proses tersebut mencerminkan siklus yang terus berlanjut dan tidak akan putus sampai kepada tahap akhir karena saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

Mengapa Siklus Akuntansi Penting Bagi Perusahaan Dagang?
Laporan keuangan adalah hasil dari pencatatan setiap divisi maupun bagian perusahaan yang berisi tentang pemasukan dan pengeluaran pada periode tertentu. Di kesempatan kali ini, pentingnya siklus akuntansi akan kami jelaskan satu per satu.

Contoh Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang Lengkap
Siklus akuntansi adalah tahapan membuat laporan keuangan dari awal periode sampai akhir periode dengan urutan di bawah ini:

1.    Identifikasi Transaksi di Jurnal Umum
Jurnal umum adalah aktivitas pertama yang wajib Anda lakukan dengan mencatat segala jenis transaksi baik dari modal atau kas hingga beban-beban yang Anda keluarkan selama periode berlangsung.

2.    Membuat Buku Besar Pembantu
Setelah Anda melakukan pencatatan jurnal umum, Anda wajib merinci semua saldo akun yang memiliki pengaruh terhadap perubahan akun dalam laporan keuangan. Buku besar ini dapat membantu Anda sebagai fungsi kendali dan dapat merincikan piutang dan utang secara bersamaan. 

3.    Posting ke Buku Besar
Proses berikutnya adalah posting ke buku besar dengan memindahkan semua transaksi ke dalam buku besar dengan tujuan memudahkan ketika proses identifikasi dalam jurnal tersebut.

4.    Laporan Harga Pokok Penjualan
Dalam membangun dan mengembangkan sebuah bisnis, Anda bukan hanya memikirkan keuntungan atau profit saja. Tetapi, perlu mencatat pengeluaran yang Anda lakukan dari awal membuka bisnis tersebut pada periode tertentu seperti, biaya bahan baku, beban gaji karyawan, dan biaya lainnya.

5.    Membuat Neraca Saldo 
Terlihat sulit, sebenarnya kunci dari membuat Akuntansi adalah ketelitian. Maka dari itu, di tahap membuat Neraca saldo, Anda harus memiliki keseluruhan data-data dari buku besar perusahaan karena di bagian ini, Anda harus menyamakan posisi debit dan kredit sehingga balance.

6.    Jurnal Penyesuaian dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
Jurnal berikutnya adalah jurnal penyesuaian. Dari namanya saja Anda seharusnya sudah mengerti bahwa Anda wajib melakukan penyesuaian satu dengan yang lainnya. Tetapi, di jurnal ini, Anda fokus mencatat pengeluaran yang tertinggal sehingga saldo yang sebenarnya akan sesuai.

7.    Neraca Saldo Setelah Penyesuaian 
Neraca saldo adalah tahap ke-7 dalam siklus akuntansi yang dibuat dengan mencantumkan setiap saldo ke dalam buku besar untuk menunjukkan saldo yang sebenarnya. Tujuan dari dibuatnya neraca saldo adalah untuk memastikan pembukuan perusahaan dibuat seminimalis mungkin agar dapat dilihat dan dipahami lebih mudah.

8.    Menyiapkan Laporan Keuangan
Laporan keuangan? Apa bedanya dengan siklus akuntansi? Laporan keuangan merupakan salah satu bagian dari siklus akuntansi yang memiliki tujuan memberikan informasi berkaitan dengan posisi keuangan jika terjadi perubahan yang mencakup laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan neraca. 

9.    Membuat Jurnal Penutup 
Dari namanya, mungkin Anda berpikir bahwa laporan ini merupakan laporan akhir dari siklus Akuntansi. Anda salah, karena laporan ini merupakan tahap ke-9 yaitu Jurnal penutup, dimana dalam laporan ini, Anda melakukan kegiatan untuk menjurnal dan menutup proses siklus akuntansi dengan mencatat akun pendapatan dan biaya.

10.    Neraca Saldo Setelah Penutupan 
Tahap ke -10 dari siklus akuntansi adalah post closing trial balance yang merupakan tahap dimana Anda wajib menyesuaikannya dengan jurnal penutup untuk mencatat kembali akun yang mungkin saja telah berubah.

11.    Jurnal Pembalik
Jurnal pembalik adalah jurnal yang berfungsi untuk meminimalisir suatu kesalahan dalam pencatatan agar terjadi keseimbangan atau balance dengan membalikkan laporan jurnal penyesuaian.
Siklus akuntansi merupakan step yang terjadi selama proses usaha berlangsung baik satu bulan, satu tahun, dan periode lainnya. Jika dulu akuntansi masih bersifat manual, di mana semua dicatat dengan metode penulisan sederhana, maka dengan hadirnya software akuntansi seperti program akuntansi dari Jurnal by Mekari yang akan membuat semua proses tersebut menjadi lebih mudah dan tentunya menghemat waktu karena semua bersifat otomatis dengan adanya sistem.
Jurnal merupakan software akuntansi Jurnal berbasis cloud computing, sehingga data yang ada akan tersimpan dengan baik. Proses akuntansi juga dapat Anda lakukan dengan aman, cepat dan mudah. Selain itu, software akuntansi Jurnal memiliki banyak fitur didalamnya seperti:
?    Fitur pembelian di mana didalamnya terdapat fitur purchase order dan invoice dengan rinci dan lengkap.
?    Pembuatan faktur dan perhitungan pajak otomatis.
?    Cash link.
?    Pembuatan laporan keuangan dan masih banyak lagi fitur lainnya.
?    Manajemen Stok
Dengan menggunakan software akuntansi Jurnal, Anda juga dapat mengakses data secara real time, kapan pun dan di mana pun. Nikmati kesempatan free.
 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait