kadiskeslampura

Sidang Tuntutan Kadiskes Lampung Utara Digelar Besok

Sidang Tuntutan Kadiskes Lampung Utara Digelar Besok
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sidang Tuntutan Korupsi Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Maya Metissa, bakal berlangsung di PN  Tipikor Tanjungkarang pada Senin, 23 November 2020. 

Banyak fakta-fakta di persidangan yamg terungkap, salah satunya dugaan adanya perang orang lain, terkait rasuah Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Lampung Utara tahun 2017-2018, dengan kerugian negara berkisar Rp2,1 miliar.

Menanggapi jadwal sidang tuntutan yang bakal berlangsung besok, Kuasa Hukum Jhony Anwar, agar JPU dan Majelis hakim nantinya, benar-benar mencermati fakta persidangan.

"Kami siap pada agenda besok, tapi itu besoka agendanya jaksa," ujarnya, Minggu 22 november 2020.

Dimana dugaan tindak pidana korupsi tidak mungkin dilakukan sendiri oleh kliennya. Ketika dipersidangan, Maya menyebutkan beberapa nama lain menerima aliran dana dari pemotongan dana BOK tersebut.

Maya menuding, Kabid Kebendaharaan Dinkes Lampura Yustian Adinata mendapat fee 4%, Tim Koordinator BOK Lampung Utara Daning Pujiarti 2%, sedangkan dipersidangan Maya tak menampik dirinya mendapat fee 4% dari total 10% dana BOK yang dipotong. Bahkan dalam persidangan, disebut pemotongan ini sudah terjadi di era Kadis sebelumnya.

Kendati demikian, tudingan tersebut sempat dibantah keduanya, saat bersaksi di persidangan.

"Masalah pemotongan dana BOK, dilakukan oleh pihak-pihak tersebut, dan dilakukan berkali-kali, yang saya tanya tindak pidana korupsi ini kan khusus, bukan umum kayak maling motor, ini pidana administrasi" paparnya.

Ia berharap, nama-nama lain juga dapat ditindak oleh aparat penegak hukum, kendati saksi-saksi yang disebut menerima tersebut saat dikonfrontir di persidangan membantah.

"Ini soal keadilan," katanya.

Sementara, JPU Kejari Lampung Utara pada perkara ini yakni Gatra Yudha Pranama meminta agar, melihat langsung jalannya persidangan, sehingga belum bisa memberikan tanggapan rinci terkait tuntutan ke Maya Mettisa.

"Agenda besok, kita dengarkan bersama-sama,

Dalam perkara tersebut Maya Metissa didakwa dengan dua pasal sekaligus yakni Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait