jaksa

Sidang Pencucian Uang Bandar Narkoba Tak Kunjung Usai

Sidang Pencucian Uang Bandar Narkoba Tak Kunjung Usai
Ahmad Kurniadi (kanan), kuasa hukum kasus TPPU bandar narkoba. (Dok. Lampost.co)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum dinilai oleh terpidana hukuman mati kasus narkotika 41,6 kg tidak dapat membuktikan harta yang disidangkan itu hasil dari penjualan narkotika. 

Achmad Kurniadi penasehat hukum terdakwa mengatakan, saat sidang tuntutan nanti diharapkan Jaksa bisa membawa bukti dengan jelas bahwa harta bergerak atau pun tidak adalah hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagaimana dimaksud. 

Mengingat sejauh ini, kata Adi, jaksa tidak pernah menghadirkan bukti bahwa barang sitaan BNN dari terpidana benar hasil TPPU terpidana. 

"Harapan kami sebagai penasehat hukum saat tuntutan harus bisa dibuktikan secara lengkap, karena selama masa persidangan dari dakwaan sampai keterangan saksi tidak ada satu pun yang bisa menjelaskan bahwa semua harta bergerak maupun tidak yang disita oleh BNN hasil dari TPPU itu sendiri," katanya. 

Perkara harta ini harus transparan, jelas, lengkap, dan memiliki bukti bahwasanya semua harta yang disita BNN harus didaftarkan di persidangan. Jangan sampai barang sitaan tersebut tidak dimasukkan ke dalam dakwaan dan diperiksa pengadilan. 

"Menjadi keharusan untuk jaksa merinci harta apa saja yang disita BNN sampai sekarang, apakah betul yang disita itu hasil TPPU dan apa buktinya kalau itu hasil dari narkotika. Jaksa harus buktikan sejelas-jelasnya di sidang," katanya. 

Sidang kasus pencucian uang bandar narkoba ini pun tergolong paling lama di Pengadilan. Diketahui sidang dakwaan dibacakan pada 15 September 2020 namun hingga kini tak kunjung usai lantaran beberapa kali sidang selalu ditunda dengan berbagai alasan yang tidak jelas. 

Pengadilan Negeri Tanjungkarang menyidangkan perkara tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa Jefri Susandi (41), warga Perumahan Puri Hijau, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, terpidana hukuman mati kasus narkotika dengan barang bukti 40 bungkus plastik alumunium foil warna merah berisikan kristal putih dengan berat keseluruhan 41.608,06 gram. 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait