#Pilkada#MK

Sidang Pembuktian Sengketa Pilkada Pesisir Barat Digelar 24 Februari

Sidang Pembuktian Sengketa Pilkada Pesisir Barat Digelar 24 Februari
Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Medcom.id/Meilikhah


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Pesisir Barat yang diajukan oleh pasangan calon (Paslon) Aria Lukita dan Erlina, dengan agenda pembuktian gugatan. Sidang pembuktian akan digelar pada Rabu, 24 Februari 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, selain pokok perkara PHP pilkada Pesisir Barat dengan terlapor paslon nomor urut 3 Agus Istiqlal dan Zulqoini, juga tetang pokok materi pemilih yang menggunakan dua hak suara.

Saat dikonfirmasi Lampost.co, Anggota Bawaslu Pesisir Barat Abdul Kodrat tentang data temuan pemilih yang menggunakan dua hak suara di Pilkada belum dapat memberikan keterangan. Menurutnya data tersebut adalah termaksud salah satu pokok perkara yang disengketakan oleh Paslon Aria-Erlina di MK.

"Saya belum bisa jawab karena itu materi gugatan di Mahkamah Konstitusi," katanya, Senin, 22 Februari 2021.

Ia menjelaskan, setelah sidang pemeriksaan di MK yang akan digelar dalam waktu dekat akan membuka data pemilih yang menggunakan dua hak suara.

"Setelah sidang nanti akan saya beritahukan, Rabu, 24 Februari nanti dikabarin," kata dia.

Diketahui, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat Nomor Urut 02 Aria Lukita Budiwan-Erlina mengajukan gugatan hasil pleno KPU Pesisir Barat ke Mahkamah Konstitusi, Jumat 18 Desember pukul 17.36 WIB.

Aria Lukita-Erlina mengajukan gugatan lantaran keberatan dengan Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan KPU Pesisir Barat Nomor 395/PL.02.6-KPT/1813/KPU-KAB/XII/2020 tanggal 15 Desember 2020.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait