#Korupsi#korupsijalan#lampungutara

Sidang Korupsi di PUPR Lampura Tunggu Hasil BPK

Sidang Korupsi di PUPR Lampura Tunggu Hasil BPK
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi masih melakukan proses penyidikan terkait dugaan penyimpangan salah satu proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun anggaran 2019 senilai Rp3.9 miliar.                    

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kotabumi, I Kadek Dwi Ariatmaja menjelaskan, kasus tersebut dalam penanganan Unit Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kotabumi.

"Kami juga masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengetahui total kerugian negara," kata Kadek, Kamis, 19 Agustus 2021.

Baca: KPK Didesak Umumkan Tersangka Korupsi APBD Lampung Utara Jilid II

 

Dia mengakui, proses penanganan kasus memakan waktu cukup lama. Meski begitu, pihaknya berharap bisa segera menyelesaikan kasus ini dan mengetahui siapa yang bertanggung jawab dalam penyimpangan proyek tersebut.

"Kami juga telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan," terangnya.  

Kasi Intel menyebut, dalam proyek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu terindikasi adanya pengurangan volume.

"Kami tinggal menunggu hasil penghitungan dari BPK," katanya.  

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait