#cabai#pasar

Siasati Harga Meroket, Ibu-ibu di Sidomulyo Beralih ke Cabai Hijau 

Siasati Harga Meroket, Ibu-ibu di Sidomulyo Beralih ke Cabai Hijau 
Cabai hijau menjadi alternatif di tengah meroketnya harga cabai merah. Lampost.co/Perdhana Wibysono


Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, beralih membeli cabai hijau guna menggantikan kebutihan cabai rawit dan cabai merah sebagai bahan dasar sambal. Hal ini dilakukan demi menyiasati harga beberapa jenis cabai yang terus merangkak naik.  

Terpantau di pasar tradisional setempat, harga cabai merah Rp60 ribu/kg, cabai hijau Rp25 ribu/kg, dan cabai rawit mencapai Rp80 ribu/kg. Sedangkan harga bawang merah Rp35 ribu/kg, bawang putih Rp25 ribu/kg, dan tomat buah Rp6 ribu/kg.  

"Alternatifnya sambal cabai hijau karena lebih murah," kata salah seorang pembeli, Rupi'ah (49), Minggu, 28 Februari 2021. 

Di tengah naiknya sejumlah komoditas pangan, ibu yang sudah dikarunia dua orang anak itu merasa harus pintar-pintar dalam mengelola uang untuk kebutuhan sehari-hari. 

"Semua naik, sementara uang dapur tidak ada kenaikan," ujarnya. 

Hal senada diungkap dengan ibu rumah tangga lainnya. Untuk tetap bertahan, mereka mengaku sebisa mungkin mengatur kebutuhan dapur agar cukup. 

"Cari harga komoditas pangan yang lebih murah biar cukup," kata Juminah (37).

Harga beberapa komoditas pangan sudah mulai merangkak naik sebelum libur Imlek dua pekan lalu. Sampai saat ini, harga belum mengalami penurunan kembali. 

"Kebanyakan naik pada saat jelang libur imlek," kata salah satu pedagang, Suhaimi (54). 

Saat ini, harga komoditas pangan fluktuatif, meskipun cenderung naik.  

"Semua tergantung ketersedian barang," ujarnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait