kebakaran

Si Jago Merah Hanguskan Tiga Rumah Warga Pagardewa

( kata)
Si Jago Merah Hanguskan Tiga Rumah Warga Pagardewa
Tiga rumah warga di Pemangku Sidomaju, Pekon Margajaya, Kecamatan Pagardewa, Lampung Barat, ludes terbakar pada Rabu, 29 Juli 2020, sekitar pukul 09.00.  Dok

LIWA (Lampost.co) -- Tiga rumah warga di Pemangku Sidomaju, Pekon Margajaya, Kecamatan Pagardewa, Lampung Barat, ludes terbakar pada Rabu, 29 Juli 2020, sekitar pukul 09.00 wib. Ketiga rumah itu adalah milik Saripudin (50), Solihin (65), dan Wakid (45).

Camat Pagardewa Tones mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam setelah kejadian dengan cara gotong-royong masyarakat sekitar menggunakan peralatan seadanya.

Menurutnya, tidak ada korban dalam peristiwa itu. Untuk jumlah kerugian belum bisa ditaksir. Sumber api diduga dari dapur rumah Solihin. Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan karena saat kejadian rumah dalam kondisi kosong, sebab penghuninya sedang ke kebun.

"Dua rumah yaitu milik Solihin dan Saripudin habis total. Sementara rumah milik Wakid baru terbakar bagian sampingnya saja," kata dia.

Yones menambahkan, api cepat membesar dan menghabiskan kedua bangunan milik Solihin dan Saripudin karena kondisi bangunan itu terbuat dari kayu/papan. Sehingga dalam hitungan setengah jam saja api sudah menghabiskan seluruh bangunan. Selain itu, lokasinya juga sulit dijangkau oleh kendaraan untuk upaya pemadaman.

Sementara itu anggota Dewan setempat Tri Budi Wahyuni mengatakan, api diduga berasal dari tungku di dapur rumah milik Solihin.

"Api begitu cepat membesar dan menghabiskan kedua rumah itu dikarenakan seluruh bangunan terbuat dari bahan kayu sehingga api dengan cepat menyebar," katanya.

Terpisah, Irawan selaku Danru UPT Damkar Way Tenong yang juga membawahi wilayah itu, mengatakan laporan yang sampai ke pihaknya terlambat. 

"Kami baru menerima laporan setelah kejadian berlangsung selama satu jam sehingga saat kami menuju lokasi di tengah perjalanan, kami mendapat informasi jika api sudah padam," kata Irawan.

Karena mendapat informasi jika api sudah padam pihaknya pun akhirnya putar balik arah. Lambatnya laporan sampai kepada pihaknya karena penyampaianya berlangsung lambat dan salah sasaran. Laporan disampaikan dari camat ke camat lalu disampaikan ke Damkar Sumberjaya. Laporan awalnya disampaikan ke kecamatan Sumberjaya kemudian ke UPT Sumberjaya lalu baru disampaikan ke pihaknya. "Selain laporan terlambat, perjalanan menuju lokasi juga sulit dengan jarak tempuh sekitar 20KM dan kondisi jalan banyak menanjak dan menurun," ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar