#Covid-19#Pesisirbarat

Setahun Pandemi Mestinya Bantu Masyarakat Biasakan 3M

Setahun Pandemi Mestinya Bantu Masyarakat Biasakan 3M
Ilustrasi medcom.id


Krui (Lampost.co) -- Perwakilan dari Puskesmas Way krui dokter Herlina menyampaikan strategi mengurangi penyebaran virus perlu terus diterapkan demi memutus rantai penularan Covid-19. Menurutnya, langkah pengurangan penyebaran dapat dilakukan dengan berbagai cara yang saling berkaitan mulai dari pengetesan, isolasi, karantina, pembatasan fisik, penelusuran kontak, identifikasi kontak, hingga pencarian pola penyebaran.

"Langkah-langkah tersebut juga perlu dibarengi dengan pemantauan terus-menerus, baik terhadap orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), maupun pasien dalam pengawasan (PDP)," kata Herlina dalam Pelaksanaan Rapid Test Gratis untuk Kaum Perempuan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Rabu, 16 Desember 2020.

Langkah-langkah tersebut juga perlu dibarengi dengan pemantauan terus-menerus, baik terhadap orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara Sekretaris TP PKK Kabupaten Pesisir Barat Farida Milladyah Lingga mengatakan wabah Covid-19 yang sudah melanda Indonesia selama setahun ini semestinya membentuk pemahaman masyarakat tentang sumber-sumber penularan dan persebarannya, misalnya melalui batuk atau permukaan benda yang terkonfirmasi.

"Untuk itu protokol kesehatan (prokes) wajib kita terapkan. Biasakan memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan (3 M)," kata Farida. 

Begitu pun tujuan diadakan rapid test, kata dia, untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Cara penanganan pasien yang sudah terkonfirmasi atau terkena Covid-19 yaitu istirahat yang cukup, pola makan yang sehat dan bergizi, positif thinking, jika ada yang terpapar jangan dikucilkan, support dan dukung mereka," ujar dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait