#pupuksubsidi#beritalampung

Serapan Pupuk Subsidi Lampung Capai 304.877 Ton

Serapan Pupuk Subsidi Lampung Capai 304.877 Ton
Pupuk bersubsidi. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung mencatat serapan pupuk bersubsidi di mencapai 304.877 ton hingga pertengahan 2021 ini.

"Pupuk dialokasikan per kabupaten dan kecamatan melalui sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK)," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Kusnardi, Jumat, 20 Agustus 2021. 

Ia mengatakan dari alokasi sebanyak 543.717 ton pupuk bersubsidi, terdapat penyaluran sebanyak 304.877 ton pupuk ke petani. "Pada 2021 alokasi pupuk bersubsidi jenis urea sebesar 266.344 ton tersalurkan 156.018 ton atau 58,58 persen," jelasnya.

Sementara pupuk jenis ZA alokasi 22.316 ton tersalur 43.55 persen atau 9.718 ton, pupuk SP-36 tersalur 49,14 persen sebanyak 19.167 ton dari 41.804 ton.

"Pupuk subsidi jenis NPK tersalur 112.255 ton dari alokasi 195.020 ton dan pupuk organik tersalur 7.665 ton dari alokasi 18.233 ton," katanya.

Menurutnya, sistem e-RDKK mengacu pada kalender tanam, sehingga distribusi pupuk subsidi disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan petani per kecamatan.

"Sesuai e-RDKK yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi merupakan petani yang terdaftar dalam sistem. Semua terpantau dalam sistem tersebut," tutup dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait