#beritalampung#beritalampungterkini#serapananggaran#penyerapananggaran

Serapan Anggaran Lampung Masuk Kategori Baik

Serapan Anggaran Lampung Masuk Kategori Baik
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pencapaian serapan anggaran di Lampung yang hingga kini sudah mencapai 57 persen masuk kategori baik. Jika dibandingkan dengan daerah lain, pencapaian tersebut cukup tinggi.

"Serapan anggaran di Lampung yang mencapai 57 persen itu sudah cukup bagus, meskipun imbauan dari Kemendagri minimal 60 persen. Namun, jika dibandingkan daerah lain, upaya serapan kita cukup maksimal," kata Sekretaris Provinsi Fahrizal Darminto, Kamis, 22 September 2022.

Dia mengatakan jika serapan anggaran yang belum mencapai target bukan karena pendapatan asli daerah (PAD) yang terkendala. "Bukan persoalan dari PAD-nya, tapi karena dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) punya rencana kegiatan, rencana untuk serapan anggaran, dan semua melalui proses," ujarnya.

Baca juga: BPKP Fokus Awasi Penyaluran Bansos di Lampung 

Adapun untuk target pendapatan daerah, Pemprov Lampung semula menetapkan Rp6,55 triliun, tapi  dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) bertambah Rp300 miliar.  "Sehingga total pendapatan daerah pada 2022 menjadi Rp6,85 triliun. Saat ini yang telah diperoleh di atas 50 persen," katanya.

Untuk mempercepat serapan anggaran, pihaknya terus mengimbau seluruh kepala OPD agar bisa membelanjakan anggaran yang telah diusulkan.  "Imbauan telah kami lakukan dan menargetkan akhir September ini akan bisa mencapai lebih dari 60 persen," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Lampung Ikhwan Fadil Ibrahim mendorong Pemprov segera mempercepat penyerapan anggaran. "Percepatan penyerapan anggaran tersebut untuk menghindari adanya program yang tidak berjalan hingga akhir tahun anggaran," kata dia saat dihubungi melalui jaringan telepon.

Menurut dia, jika saat tender tidak langsung didapatkan pemenangnya, harus tender ulang. "Khawatir waktunya tidak cukup sehingga program tidak bisa berjalan. Percepatan penyerapan anggaran juga akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian daerah," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait