#apbd#lampungbarat

Serapan Anggaran Lambar Mencapai 68,24%

Serapan Anggaran Lambar Mencapai 68,24%
Kabag administrasi pembangunan Pemkab Lambar Burlianto Eka Putra. (Lampost.co/Eliyah)


Liwa (Lampost.co) -- Realisasi kegiatan anggaran belanja Pemkab Lampung Barat TA 2021 hingga 23 November 2021 mencapai 68,24% atau Rp748,733 miliar dari target Rp1,097 triliun.

Angka itu diketahui berdasarkan laporan hasil  evaluasi dan monitoring realisasi APBD Lambar yang disampaikan melalui Sistem Aplikasi Pelaporan secara Online (SiAP Online) sampai 23 November 2021.

Kabag Administrasi pembangunan sekretariat Pemkab Lambar Burlianto Eka Putra, mengatakan sesuai hasil yang sudah diinput dalam SiAP online, bahwa sampai 23 November lalu serapan anggaran Pemkab Lambar 2021 baru mencapai 68,24% dari total pagu anggaran.

"Sesuai data penyerapan yang sudah diinput dalam aplikasi bahwa realisasi pelaksanaan anggaran baru mencapai 68,24%," ujar dia di ruang kerja, Jumat, 26 November 2021.

Baca juga: Serapan APBD Lampung Capai 73,06 Persen

Menurut Burlianto, dilihat dari data itu, maka serapan anggaran belanja terlihat masih rendah. Hal itu karena sebagian kegiatan dari OPD-OPD masih ada yang belum dilaporkan ke dalam aplikasi, khususnya untuk OPD yang memiliki kegiatan fisik.

Dia juga menjelaskan realisasi penyerapan anggaran secara keseluruhan yaitu sebesar Rp748,733 miliar itu terdiri belanja pegawai Rp313 miliar dari jumlah pagu APBD Rp430 miliar l (72,77 %). Kemudian belanja barang/jasa Rp198 miliar dari total pagu anggaran Rp306 miliar (64,91 %), belanja hibah Rp11,838 miliar dari angka pagu anggaran Rp23,412 miliar (50,57 %). 

Kemudian, untuk belanja bantuan sosial sampai saat ini terealisasi Rp3,028 miliar dari pagu anggaran Rp4 miliar (73,71%), belanja modal Rp72 miliar dari pagu anggaran Rp147 miliar (49,58%). Lalu belanja tidak terduga terserap Rp1 miliar dari pagu anggaran Rp4 miliar (34,18%) dan belanja transfer terealisasi Rp147 miliar dari pagu anggaran Rp182 miliar  (81,11%).

Di sisi lain, kata dia, untuk progres keuangan APBD Kabupaten Lambar yang sudah diimpun ke dalam laporan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) melalui SiAP Online sampai akhir Oktober 2021 yaitu tercapai Rp748,733 miliar dari target progres keuangan Rp1,023 triliun. Kemudian target progres fisik baru terealisasi 67,60% dari target 93,31%.

"Kalau progres fisiknya sampai akhir Oktober baru 67,60 persen. Harapannya secepatnya terealisasi sesuai target," kata Burlianto.

Sesuai data yang diimpun dalam aplikasi itu, Dinas PU merupakan OPD yang penyerapannya paling rendah yaitu masih sekitar 58%. Hal itu karena kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PU biasanya dilaksanakan secara bertahap/termin. Sehingga penyampaian pelaporannya juga harus menunggu tahapan pengerjaan itu selesai.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait