#Amerika

Serangan di Gedung Capitol AS, Satu Polisi Tewas

Serangan di Gedung Capitol AS, Satu Polisi Tewas
Gedung US Capitol di Washington DC, AS. Foto: AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Sebanyak dua polisi di Gedung Capitol, Washington, Amerika Serikat (AS), diserang orang tak dikenal. Keduanya ditabrak dengan mobil lalu diserang dengan pisau.

“Tersangka keluar dari kendaraan dengan pisau di tangan dan menerjang petugas," kata kepala kepolisian setempat, Yogananda D Pittman, seperti dikutip dari Nytimes.com, Jumat, 2 April 2021.

Menurut dia, kejadian ini membuat satu petugas tewas, sedangkan lainnya terluka. Sementara itu, pelaku tewas didor. Garda Nasional dan polisi langsung menjaga ketat Kantor Kongres AS itu.

Gedung Capitol sempat diisolasi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Polisi menginstruksikan staf tetap di dalam ruangan, jauh dari pintu dan jendela, serta mencari perlindungan jika mereka berada di luar. 

Sekitar pukul 14.30 waktu setempat, kepolisian mengatakan ancaman terhadap gedung telah dinetralkan. Orang-orang dapat bergerak bebas di seluruh gedung, tetapi tidak diizinkan masuk atau keluar.

Sementara itu, Kongres sejatinya dalam masa reses. Sebagian besar anggota Parlemen tidak berada di Capitol Hill. 

Presiden Joe Biden juga meninggalkan Washington sehari sebelumnya menuju Camp David. Namun, banyak pembantunya berada di dalam dan sekitar Capitol untuk bekerja atau menerima vaksinasi covid-19.

Kejadian ini menjadi ancaman keamanan paling serius di Kompleks Capitol sejak serangan 6 Januari 2021 yang menewaskan lima orang. Serangan ini terjadi setelah seminggu lebih pagar pembatas dengan kawat silet dicopot di sekitar Kompleks Capitol. Alat itu dipasang untuk mencegah serangan lanjutan setelah kerusuhan 6 Januari 2021.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait