#jerman#korona

Sepuluh WNI di Jerman Positif Covid-19, Enam Sembuh

Sepuluh WNI di Jerman Positif Covid-19, Enam Sembuh
Seorang pria mendorong sepedanya dekat polisi yang mengenakan masker di perbatasan Jerman-Prancis. (Foto: AFP)


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah Indonesia terus berupaya melindungi semua warga negara Indonesia di Eropa, benua yang dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pusat pandemi virus korona (covid-19). Dari keseluruhan WNI di seantero Eropa, lebih dari 21 ribu di antaranya berada di Jerman.
 
"Dari 21.480 WNI di Jerman, 10 dinyatakan positif covid-19, enam sembuh, tiga dalam perawatan, dan satu meninggal dunia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual dari Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 6 Mei 2020.
 
"Melalui misi-misi diplomatik RI, termasuk di Eropa, perlindungan WNI tetap menjadi prioritas," lanjutnya.

Tidak hanya melalui misi diplomatik, Pemerintah RI juga terus memantau perkembangan di Jerman dan negara Eropa lain dengan dibantu komunitas lokal WNI. Pemantauan terhadap WNI dilakukan secara langsung maupun via platform daring.
 
Dari total 21 ribu lebih WNI di Jerman, banyak di antaranya adalah mahasiswa dan tenaga profesional.
 
Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins pada Rabu ini, total kasus covid-19 di Jerman telah melampaui 167 ribu dengan 6.993 kematian dan 137 ribu lebih pasien sembuh.
 
Angka kematian akibat covid-19 di Jerman relatif lebih rendah dari negara-negara lain di Eropa. Per hari ini, Inggris telah menjadi negara Eropa dengan angka kematian tertinggi covid-19, yakni 29.501.
 
Sementara Italia berada di bawah Inggris dengan 29.315 kematian, Spanyol 25.613 dan Prancis 25.538.
 
Untuk level global, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan angka infeksi dan juga kematian tertinggi akibat covid-19, yakni lebih dari 1,2 juta kasus, 71.078 korban meninggal dan 189.791 pasien sembuh.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait