#ukm#lampungbarat

Sepuluh Besar Produk UKM akan Ditetapkan Jadi Produk Unggulan di Lambar

Sepuluh Besar Produk UKM akan Ditetapkan Jadi Produk Unggulan di Lambar
Kepala DInas Koperindag Lambar Sugeng Raharjo. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) --Dalam rangka menentukan 10 besar produk unggulan di Lampung Barat, pihak Bank Indonesia tahun ini merencanakan melakukan penelitian ke seluruh produk yang dihasilkan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) di Lambar.

Kepala Dinas Koperindag Lampung Barat, Sugeng Raharjo, menjelaskan dalam beberapa bulan ini sesuai jadwal pihak BI akan melaksanakan penelitian terhadap semua produk yang dihasilkan oleh UKM di seluruh kecamatan di Lambar.

Menurutnya, penelitian terhadap produk yang dihasilkan UKM di Lambar itu terkait rencana penetapan jenis komoditas produk unggulan di Lampung Barat. Melalui penelitian itu, maka akan diketahui apa saja potensi yang dihasilkan UMKM di Lambar itu dan komoditas apa yang akan ditetapkan sebagai potensi unggulan.

Mengenai tanggal penelitiannya, kata Sugeng, pihaknya belum dapat pemberitahuan lagi. Namun, yang jelas pelaksanaannya tahun ini. Kegiatan penelitian itu diadakan setiap lima tahun sekali. Penelitian terakhir dilaksanakan pada 2017 dan akan dilaksanakan kembali tahun ini.

Sugeng melanjutkan penelitian itu dilaksanakan dengan cara petugas berkoordinasi dengan kecamatan. Kemudian langsung survei ke tempat UKM di seluruh kecamatan. Hal itu adalah untuk melihat langsung produk yang dihasilkan UKM.

Baca juga: Lampung Pacu Tiga Komoditas Unggulan

Dari hasil penelitian itu, tim akan menentukan lima produk unggulan dari masing-masing kecamatan. Setelah menentukan lima produk unggulan dari masing-masing kecamatan itu, hasil penelitian itu akan diserahkan ke tim kabupaten untuk menentukan 10 besar produk unggulan.

Sugeng melanjutkan adapun ke-10 besar produk unggulan itu merupakan produk dari seluruh sektor di Lambar, baik di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, maupun industri kecil. Penetapan produk unggulan ini adalah berkaitan dengan pemasaran, penciptaan lapangan kerja, penyerapan tenaga kerja, ketersediaan bahan baku, dan lain-lain secara menyeluruh.

Melalui penelitian itu, diharapkan akan ada peningkatan daya saing, pemasaran, penyerapan tenaga kerja, dan lainnya. Hasil dari penelitian BI itu akan disampaikan ke Pemkab untuk dipakai menjadi bahan dalam pengambilan kebijakan perencanaan pembangunan. Khususnya yang bertujuan untuk peningkatan daya saing, penciptaan lapangan kerja, tenaga kerja bahkan hingga  pertumbuhan ekonomi.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait