#beritalampung#beritabandarlampung#pasarsmep

Sepi Pengunjung, Para Pedagang Masih Enggan Buka Lapak di Gedung Pasar SMEP

Sepi Pengunjung, Para Pedagang Masih Enggan Buka Lapak di Gedung Pasar SMEP
Poto pedagang di luar gedung Pasar SMEP, Bandar Lampung. Lampost.co/Yudi wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): Kondisi Pasar SMEP, Kota Bandar Lampung tetap sepi pengunjung meski para pedagang yang berjualan di area pinggir jalan utama kompleks pasar setempat sudah ditertibkan.

Usai penertiban, para pedagang yang biasa membuka lapak di pinggir Jalan Imam Bonjol masih enggan masuk berjualan di dalam gedung Pasar SMEP.

Sudar, salah satu pedagang di Pasar SMEP mengatakan sejak Kamis, 20 Oktober 2022, para pedagang yang membuka lapak di luar gedung sudah mulai ditertibkan dan membongkar lapak. Namun, para pedagang belum mau masuk ke dalam gedung pasar.

Baca juga:  Dinkes Lampung Kaji Obat-obatan Yang Pernah Dikonsumsi Pasien Gagal Ginjal

"Kalau pagi masih ada yang berjualan di luar Pasar SMEP. Sehingga para pembeli malas beli di atas atau masuk ke dalam gedung pasar. Sebab, pembeli sudah dapat barang di luar pasar," katanya, Senin, 24 Oktober 2022.

"Terkadang ada pembeli yang masuk ke dalam gedung pasar, namun tidak menemukan apa yang ia cari. Karena dagangan di dalam gedung kurang lengkap," tambahnya.

Hal senada juga di katakan oleh, Man. Menurutnya masih banyak pedagang yang berjualan di pinggir Jalan Imam Bonjol, sehingga membuat para pembeli enggan masuk ke dalam gedung Pasar SMEP.

"Kalau memang mau ramai pembeli di Pasar SMEP ini, para pedagang di luar gedung pasar ditegaskan untuk berdagang di dalam gedung," katanya.

Sementara itu, Plh Kepala UPT Pasar SMEP, Efni Hartawan, berharap dengan adanya penertiban beberapa waktu lalu, para pedagang di luar gedung Pasar SMEP dapat mengisi lapak yang sudah disediakan di gedung pasar, agar lapak yang ada di dalam gedung Pasar SMEP dapat terisi semua dan pembeli ramai.

Dari pantauan Lampost.co masih banyak ruko dan lapak di lantai dasar yang belum terisi. Kemudian di lantai 2 juga masih ada ruko dan lapak yang belum terisi.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait