#internasional#beritainternasional

Seorang Pemuda Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel

Seorang Pemuda Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel
Pasukan Israel kerap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Foto: AFP


Tepi Barat (Lampost.co) -- Seorang pria Palestina ditembak mati dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat utara pada Selasa pagi, media Palestina melaporkan.

Pria itu, Saddam Hussein Bani Odeh, tampaknya memiliki hubungan dengan kelompok Jihad Islam Palestina. Meskipun organisasi tersebut tidak segera mengklaimnya sebagai anggota.

“Pasukan keamanan Israel memasuki Desa Tubas, timur laut Nablus, Selasa pagi untuk melakukan serangan penangkapan. Selama penyergapan, bentrokan kekerasan pecah antara pasukan dan penduduk desa,” menurut laporan media Palestina, seperti dikutip AFP, Selasa 16 November 2021.

Tidak jelas apakah para tentara ingin menangkap Odeh atau orang lain di desa tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel tidak segera mengkonfirmasi laporan tersebut. Seorang juru bicara mengatakan dia mengetahui kejadian itu, tetapi masih menyelidiki masalah penembakan ini.

Setelah kematiannya, jasad Odeh dibawa ke kamar mayat, di mana ia dibungkus dengan bendera Jihad Islam. Ritual itu sesuatu yang biasanya hanya dilakukan untuk anggota organisasi.

Hampir setiap malam, tentara dan polisi Israel memasuki desa-desa dan kota-kota Palestina untuk menangkap orang-orang, kebanyakan pemuda dan remaja, yang diduga anggota organisasi perlawanan. Umumnya para warga Palestina juga ditangkap karena pelanggaran ringan seperti melempar batu ke mobil yang lewat di Tepi Barat atau mengambil bagian dalam protes kekerasan terhadap pasukan keamanan.

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait