#penipuanasn#polrestabandarlampung

Seorang Honorer Pemkot Minta Rp350 Juta Janjikan Lolos ASN

Seorang Honorer Pemkot Minta Rp350 Juta Janjikan Lolos ASN
Korban saat laporan di Polresta Bandar Lampung, Sabtu, 24 April 2021. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Seorang pegawai honorer di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, berinisial MS, dilaporkan atas dugaan kasus penipuan. Hal itu dilakukan dengan menjanjikan korbannya bisa lolos menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai perjanjian kontrak kerja Pemkot. Syaratnya dengan menyerahkan uang sebesar Rp350 juta.

Korban inisial AMS (24), warga Lampung Tengah, mengatakan atas penipuan itu dia menderita kerugian sebesar Rp95 juta. Untuk itu korban melaporkannya ke Polresta Bandar Lampung, dengan nomor laporan LP/B-1/928/IV/2021/SPKT/Polresta Bandar Lampung, 24 April 2021.

"Saya awalnya diminta Rp350 juta, tapi baru saya kasih Rp95 juta dan sekarang tidak ada kejelasan," ujar AMS di Mapolresta, Sabtu, 24 April 2021.

Ia memberikan uang dalam dua tahap, yaitu pada 5 Maret 2020 sebesar Rp50 juta dan 14 maret 2020 senilai Rp45 juta. "Orangnya menghindar terus dan susah dihubungi," katanya.

Ia mengaku mengenalnya dari kakak terlapor sendiri. Kemudian muncul iming-iming bisa menjadi ASN. Terlapor pun berdalih memiliki rekan di BKD Kota, yang bisa menjadi akses untuk menjadi ASN. "Saya harap uang bisa kembali," katanya.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, mengatakan pihaknya akan mengecek laporan tersebut untuk ditindaklanjuti. "Laporan akan kami cek, karena baru hari ini melapor," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait