#pungli#pelabuhan#ppkmmikro

Seorang ASN BPBD Lamsel Ditangkap Pungli Modus PPKM Darurat

Seorang ASN BPBD Lamsel Ditangkap Pungli Modus PPKM Darurat
Dua tersangka pungli modus PPKM Darurat di Pelabuhan Bakaubeni, saat digiring petugas Polres Lamsel, Jumat, 16 Juli 2021. Lampost.co/Rustam


Kalianda (Lampost.co) -- Seorang aparatur sipil negara (ASN) Lampung Selatan (Lamsel) ditangkap atas aksi pungutan liar (pungli) dengan modus PPKM Darurat, Jumat, 16 Juli 2021.

Tersangka berinisial A, yang merupakan staf di Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamsel bersama rekannya inisial BR.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin, mengatakan pelaku A dan BR melakukan pemerasan dan menghalangi penanggulangan wabah penyakit menular dalam operasi penyekatan PPKM darurat di Bakauheni.

"Keduanya melakukan pungli di dalam Bus Laksmi yang hendak menyeberang ke Jawa. Pelaku meminta uang sebesar Rp100 ribu ke setiap penumpang agar bus bisa melanjutkan perjalanan," kata Edwin.

Dia melanjutkan, satu pelaku diantaranya merupakan pegawai BPBD yang ditugaskan untuk membantu dalam penyekatan PPKM Darurat di Bakauheni.

Kepala Pelaksana BPBD Lamsel, M. Darmawan, membenarkan seorang staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamsel, Afrianto, ditangkap karena pungli. 

"Penugasan Afrianto, di Pelabuhan Bakauheni atas permintaan Polres Lamsel untuk penyekatan PPKM darurat,"ujar dia.

Atas aksi tersebut, dia pun menyerahkannya kepada penegak hukum. "Untuk sementara ini kami serahkan proses hukumnya ke Polres Lamsel," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait