#Sekolah#Tatapmuka

Alhamdulillah, Akhirnya Kami Belajar Tatap Muka

<i>Alhamdulillah, Akhirnya Kami Belajar Tatap Muka</i>
Siswa SDN 1 Candra Mukti antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan tetap memakai masker. Kamis (4/3/2021). Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- Kegiatan belajar tatap muka di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) telah dimulai sejak dua pekan lalu, khususnya di tiga kecamatan yang sempat disetop karena peningkatan status zona orange Covid-19. Ketiganya yakni di Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Udik, dan Tumijajar.

Hal ini disambut antusias oleh para siswa dan guru yang mengaku lebih memilih belajar mengajar tatap muka dibandingkan harus belajar dari rumah (daring) yang telah dilakukan selama tiga minggu.

"Senang saja. Kalau daring biasanya kami sedikit sulit, tapi kalau begini kan cepat pahamnya," kata Diana, salah satu siswi SMPN 5.

Antusiasme ini juga diungkapkan, Eva, salah satu guru di SMPN 5 Tulangbawang Tengah saat ditemui lampost.co, mewakili kepala sekolah.

"Alhamdulillah setelah tiga pekan belajar daring, akhirnya kami bisa menjalankan proses belajar tatap muka kembali," kata Eva, Kamis, 4 Maret 2021.

Hal yang sama disampaikan oleh guru SDN 1 Candra Mukti, Khoirul Mahsusi. Ia berharap belajar tatap muka terus dapat dilaksanakan seiring dengan penurunan angka kasus Covid-19 di kabupaten Tubaba.

"Harapan kami, semoga virus korona segera hilang dari muka bumi dan kami semua bisa beraktifitas normal kembali," kata Mahsusi.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Tiyuh Pulung kencana, yang juga kepalo Tiyuh setempat, Hendarwan mendatangi sejumlah sekolah yang ada di wilayahnya untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tatap muka berjalan dengan baik dan mematuhi protokol kesehatan.

"Pengawasan protokol kesehatan di sekolah menjadi tugas kami, untuk memastikan sekolah yang telah melaksanakan KBM tatap muka tetap mematuhi 3 M," kata Hendarwan.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait