#senam#PON

Senam Lampung Bidik Jaga Tradisi Emas PON

Senam Lampung Bidik Jaga Tradisi Emas PON
Pesenam ritmik putri Lampung, Sutjiati Narendra, merebut emas pafa kejuaraan nasional di Belgrade, Serbia, Minggu, 16 Mei 2021. ISTIMEWA


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengprov Persani optimistis senam mempersembahkan emas bagi kontingen Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Oktober mendatang. Persiapan dan hasil uji coba menjadi tolok ukur untuk menjaga langganan emas di pesta olahraga terbesar di Tanah Air itu.

Pada try out di Serbia, Minggu, 16 Mei 2021, dua pesenam ritmik putri Lampung, Sutjiati Narendra dan Tri Wahyuni mampu menyabet medali. Pada kejuaraan nasional di Serbia yang berlangsung di Belgrade, Minggu, 16 Mei 2021, Sutji meraih dua emas dan satu perak, sedangkan Tri menggondol satu perak dan satu perunggu.
 
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Senam Indonesia (Pengprov Persani) Lampung Reihana menyambut baik prestasi yang diukir para pesenam tersebut. Prestasi itu tentunya menjadi modal penting dalam upaya menjaga tradisi emas di PON.

“Para pesenam terus menunjukkan peningkatan kemampuan sehingga mampu menorehkan prestasi membanggakan walau hanya di ajang uji coba. Tentunya prestasi itu menjadi modal untuk menghadapi PON di Papua nanti demi menjaga tradisi emas cabag senam untuk kontingen Lampung," katanya dalam keterangan tertulis ke Lmapost.co, Jumat, 21 Mei 2021.
 
Namun, Kepala Dinas Kesehatan Lampung itu mengingatkan agar prestasi di ajang uji coba jangan sampai membuat terlena. Sebab, target utama prestasi para pesenam adalah emas PON.

“Terus tingkatkan kemampuan jangan sampai terlena dengan prestasi di uji coba. Sasaran utama para pesenam adalah PON karena senam menjadi salah satu cabang prioritas penyumbang emas. Mudah-mudahan dengan mengandalkan pesenam kategori ritmik, artistik, dan aerobik target tiga emas dapat terwujud," ujarnya.

Dia juga mengimbau agar para pengurus untuk terus memantau perkembangan pesenam yang sedang menjalani pelatprov, terutama kesehatan.

"Para pengurus juga untuk terus mengikuti perkembangan para pesenam. Pelatih juga selain terus meningkatkan kemampuan dan mental pesenam, jangan lupa untuk menjaga kondisi atlet agar tetap fit hingga bertanding di PON nanti. Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung," ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait