#beritalampung#beritalampungterkini#politik#pemilu2024#fkub

Semua Pihak di Lampung untuk Perkuat Kerukunan Masyarakat Jelang Pemilu

Semua Pihak di Lampung untuk Perkuat Kerukunan Masyarakat Jelang Pemilu
Rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Lampung di Ballroom Hotel Emersia Bandar Lampung, Kamis, 10 November 2022. Dok Pemprov Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Semua diminta untuk saling menjaga situasi kondusif menjelang tahun politik Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Hal tersebut untuk menjaga dan merawat kerukunan antarmasyarakat.

"Semua pihak terus bersinergi dalam menjaga kerukunan masyarakat Lampung tetap dalam situasi harmoni, rukun, aman, dan damai," kata Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim pada rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se- Lampung di Ballroom Hotel Emersia Bandar Lampung, Kamis, 10 November 2022.

Dalam kesempatan itu, Wagub juga menyampaikan indeks kerukunan umat beragama di Lampung pada 2021 yaitu 72,44% dan berada di atas rerata capaian nasional 72,39%. Capaian ini memengaruhi situasi kondusif keagamaan masyarakat Lampung yang berimplikasi pada naiknya indeks demokrasi pada 2021 yang 80,18% dan masuk urutan 8 nasional.

Baca juga: Panwascam Diminta Maksimal Awasi Potensi Pelanggaran Pemilu 

Nunik, sapaan akrab Chusnunia Chalim, mengatakan kerukunan umat beragama ini merupakan pondasi bagi keberlangsungan bangsa Indonesia. "Mari jaga kerukunan bangsa, toleransi agama harus diutamakan. Bhinneka Tunggal Ika jadi semboyan, walau berbeda tetap satu jua," ujarnya.

Dia menambahkan banyak tantangan ke depan yang akan dihadapi masyarakat. Segala sesuatu yang dapat menyebabkan perpecahan antarmasyarakat dan umat beragama menjadi perhatian bersama untuk dihindari. "Jangan sampai kita terpecah belah karena perpecahan akan bermuara kepada anak cucu kita nantinya," katanya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung, Moh Bahruddin mengajak seluruh umat untuk menjaga harmonisasi dan situasi kondusif di tahun politik menjelang Pemilu 2024. Oleh sebab itu, peningkatan sinergi FKUB dengan stakeholder harus diwujudkan untuk agar tercipta masyarakst Lampung berjaya dan harmonis.

"Kami mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, KPU, Bawaslu dan instansi terkait lainnya untuk sama-sama menjaga pemilu yang damai dan menyejukan," ujarnya.

Dia menyebutkan hal terpenting adalah peserta pemilu dan masyarakat sebagai pemilih untuk saling memberikan narasi-narasi politik yang menyejukan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi perpecahan dan polaritas karena siapa pun yang nantinya menjadi pemimpin, masyarakat di Lampung tetap bersaudara.

"Elite politik dan pemilih diharapakan jangan membuat perpecahan. Apalagi di era digital, berita bohong yang menyesatkan di medsos menjadi atensi khusus. Kami juga mengajak penegak hukum untuk sama-sama melakukan pengawasan," katanya.

Bahruddin mengajak semua pihak beersinergi menjaga kerukunan umat beragama di Lampung. "Saya meminta FKUB kabupaten/kota juga untuk meningkatkan sinergi dengan stakeholder lainnya," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait