gajah

Sempat Rusak Kebun Warga, Kawanan Gajah Liar Kembali ke Kawasan

( kata)
Sempat Rusak Kebun Warga, Kawanan Gajah Liar Kembali ke Kawasan
Ilustrasi. Dok Lampost.co

LIWA (Lampost.co) -- Kawanan gajah liar yang sempat memasuki perkebunan warga di Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, Lampung Barat, terpantau telah kembali ke kawasan hutan.

"Tadi malam, selama semalaman kami standby berjaga-jaga di Talang Petar, Pekon Kagungan. Tapi suasananya sudah aman, gajahnya sudah tidak kembali lagi ke perkebunan masyarakat," kata kepala TNBBS resort Lumbok Seminung Hery Fahrizal, Senin, 13 Juli 2020.

Ia menambahkan, pihaknya bersama gabungan berjaga bersama pihak terkait antara lain WCS, TNI, Polri, aparatur pekon serta sejumlah masyarakat berjaga-jaga di talang Petar karena lokasi itu berada di tengah-tengah. Sehingga jika ada pergerakan gajah yang masuk ke kawasan masyarakat maka akan cepat terpantau.

Menurutnya, jika ada kedatangan gajah memasuki kawasan masyarakat maka pihaknya melakukan upaya pemantauan dan penggiringan agar gajah itu kembali ke kawasan. Kemudian melakukan blokade agar gajahnya tidak memasuki pemukiman dengan tujuan untuk melindungi dan menyelamatkan, terutama masyarakat maupun gajah itu sendiri.

"Walaupun gajahnya terpantau telah kembali ke kawasan hutan namun sebagai antisipasi pihaknya masih memantau pergerakanya di lokasi. Hingga Senin pagi, suasananya sudah aman karena gajahnya sudah tidak kembali ke area perkebunan masyarakat," tambahnya.

Mengenai kerugian, kata dia, hanya sebatang pohon kelapa, beberapa batang tanaman jagung dan tanaman pisang. Namun pemilik tanaman disana juga memakluminya.

Sementara itu Kabid TNBBS Wilayah II Liwa, Amri mengatakan, jika ada kejadian gajah memasuki kawasan masyarakat maka pihaknya bekerjasama dengan WCS, aparatur setempat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan upaya penggiringan bersama. Intinya adalah melindungi masyarakat dan gajah itu sendiri.

"Diharapkan masyarakat juga dapat membantu untuk melakukan upaya secara bersama-sama serta tidak melakukan tindakan agresif sebab akan mengakibatkan gajah itu menjadi beringas," ungkapnya.

Ia menuturkan, gajah itu memasuki kawasan perkebunan masyarakat itu dikarenakan sumber makanannya sudah minim. Kemudian wilayah tersebut adalah merupakan daerah perlintasanya sejak lama.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar