#tesnarkotika#pemprovlampung

Seluruh Pejabat Pemprov Lampung Bersih dari Narkoba

Seluruh Pejabat Pemprov Lampung Bersih dari Narkoba
Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, Sekretaris Provinsi Fahrizal Darminto, dan jajaran pejabat eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dinyatakan bersih dari narkoba. Hal itu berdasarkan pemeriksaan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.

Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengingatkan meski dinyatakan bersih dari narkoba, para pejabat agar senantiasa taat aturan hukum dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Ia juga mengatakan komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba harus terus dilakukan semua pihak.

"Hasil urine tadi sudah kami terima. Alhamdulilah hasilnya bersih semua. Gubernur Lampung sangat serius mengenai persoalan narkoba, maka kemarin dadakan melakukan tes urine. Pak Gubernur paling pertama tes urine, kemudian Ibu Wakil Gubernur, saya, dan pejabat lainnya ikut tes. Hasilnya semua bersih," kata Fahrizal di Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 20 Oktober 2020.

Berita terkait: Tes Urine ASN, Jika Terindikasi Narkoba Bakal Ditindak APIP

Dia juga mengimbau semua institusi di Lampung dan 15 kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan pegawai secara berkelanjutan dan memberikan keteladanan yang baik untuk masyarakat. Pemeriksaan narkoba ini bisa dijadikan sebagai kegiatan yang rutin yang dadakan bagi para pejabat di Lampung.

Ia berharap para pegawai agar tidak bermain-main dengan narkoba. Sebab, selain berfungsi sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, para pejabat ini memiliki tugas pemersatu masyarakat sehingga harus menjadi contoh yang baik.

"Bagi PNS yang terbukti menggunakan narkoba ada sanksinya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Oleh karena itu, semua PNS harus taat aturan. Kemudian untuk pemakai dan pengedar juga kadar sanksinya berbeda, kita lihat seperti apa kesalahannya," katanya.

Sebelumnya Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen I Wayan Sukawinaya bersama jajarannya, Senin, 19 Oktober 2020, di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, melakukan pemeriksaan urine terhadap pejabat eselon II di lingkungan pemprov. Total ada 60 pejabat dites urine, yakni gubernur dan wakil gubernur Lampung, asisten sekretariat daerah, staf ahli, hingga kepala dinas dan kepala biro (pejabat eselon II).

Terkait sanksi jika ada yang terindikasi pengguna narkoba, kewenangan ada di Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Inspektorat yang akan memberikan sanksi. I Wayan menambahkan tidak hanya pejabat eselon II Pemprov Lampung, namun juga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan melakukan tes urine. Namun, ia tak memaparkan secara terperinci kapan jadwal dan waktunya. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait