#kemenag#haji#umrah

Seluruh Calon Jemaah Haji Metro Sudah Divaksin Meningitis dan Booster

Seluruh Calon Jemaah Haji Metro Sudah Divaksin Meningitis dan Booster
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Metro (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro mengaku sudah memberikan pelayanan kesehatan serta vaksin meningitis dan covid-19 kepada jemaah calon haji (JCH) di Bumi Sai Wawai.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti mengatakan, hingga saat ini sudah 100 persen JCH Metro telah menerima vaksin meningitis, kemudian untuk vaksin covid-19 satu dan dua juga sudah 100 persen.

"Informasi dari staf saya vaksin meningitis dan covid-19 sudah semua. Itu sudah berjalan sejak April kemarin," kata dia, Selasa, 17 Mei 2022.

Dia menjelaskan, untuk pemberian vaksin meningitis dan booster sebaiknya memang harus berjarak. Namun, dengan keadaan genting seperti ini bisa dilakukan dengan jarak kurang dari satu bulan.

"Tidak harus satu bulan juga bisa. Asalkan jamaah itu dalam keadaan sehat. Karena vaksin meningitis ini bertujuan untuk mengungkapkan daya tahan tubuh manusia," ujarnya.

Dia menyebut, dalam proses penyuntikan vaksin meningitis dan booster dapat dilakukan di setiap puskesmas jamaah berasal.

"Untuk penyuntikan vaksin meningitis ini dilakukan di setiap puskesmas terdekat dari tempat tinggal JCH itu sendiri. Misal kalau ada yang tinggal di Kelurahan Imopuro maka mereka melakukan vaksin meningitis di Puskesmas Metro, begitu juga dengan yang lainnya. Setiap puskesmas memiliki alamat binaan jemaah calon haji itu," ungkapnya.

Dia menambahkan, vaksinasi booster sangatlah penting bagi JCH. Menurutnya, dengan begitu jamaah tidak lagi harus melakukan tes PCR lagi.

"Seyogyanya harus sudah booster. Karena kan mereka ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Oleh karena itu persyaratannya pasti lebih ketat lagi," tambahnya.

Selain memberikan pelayanan vaksinasi, lanjutnya, pihaknya juga telah memberikan pelayanan screening tahap awal bagi JCH asal Metro.

"Dalam tahap screening itu nanti kita dapat mengetahui, jamaah ini memiliki riwayat sakit apa. Jika memang mereka ada kendala penyakit maka harus di obati terlebih dahulu. Intinya kami memberikan pelayanan kesehatan awal, untuk vitamin nanti akan diberikan dari Kementerian Kesehatan," pungkasnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait