#sertifikat#asetpemkab

Seluruh Aset Tanah Pemkot Metro Ditargetkan Disertifikasi Tahun Depan

Seluruh Aset Tanah Pemkot Metro Ditargetkan Disertifikasi Tahun Depan
Kantor BPKAD Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro menargetkan semua aset tanah milik pemkot sudah tersertifikat pada 2022.

Kepala BPKAD Kota Metro, Zulpikri mengatakan, ada beberapa tanah milik aset Pemkot Metro yang belum memiliki sertifikat. Kemudian, pihaknya juga memastikan di Metro tidak ada kasus mafia tanah.

"Aset tanah di Metro tidak terjadi mafia tanah seperti di daerah lain. Tetapi kita selaku Pemerintah Daerah selalu melakukan kegiatan penelusuran aset tidak bergerak, dalam arti tanah. Bahkan kita nanti akan membantu masyarakat seperti musholla, masjid dan jalan hasil dari tanah yang di hibahkan warga untuk dibuatkan sertifikat," kata dia, Selasa, 23 November 2021.  

Dia menjelaskan, tanah milik masyarakat yang dihibahkan belum sempat dibuatkan sertifikat ditargetkan akan segera bersertifikat di 2022.

"Kalau milik pemerintah daerah insyaallah di 2022 nanti semua sudah tersertifikat," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk aset tanah pemerintah yang terbengkalai pihaknya telah memberdayakan ke masyarakat untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sewa pakai.

"Untuk luasan lahannya saya belum tau, karena memang saya masih baru dan masih beradaptasi. Kita banyak seperti di Metro Utara itu kita gunakan sewa pakai, kan bisa menambah PAD kita. Kita mencoba tanah itu supaya tetap produktif," tambahnya.

Menurutnya, tanah yang terbengkalai tadi tetap terawat, kemudian seperti pohon juga dan kebun yang dimanfaatkan oleh pihak ketiga.

"Hari ini saya menurunkan tim untuk memastikan karena kita diminta dari DPRD diminta untuk mendata itu. Sudah di lakukan seperti tanah bengkok yang dikelola pamong setempat dan bagaimana itu bisa menjadi PAD kita," ungkapnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait