#CPNS2021#CPNS

Seleksi CPNS Pemda dan Pemprov Lampung Diklaim Bersih

Seleksi CPNS Pemda dan Pemprov Lampung Diklaim Bersih
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menegaskan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Provinsi Lampung dan 15 kabupaten/kota bersih dari kecurangan. Hal itu menanggapi ditemukannya peserta curang dalam mengerjakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

"Pelaksanaan CPNS ini dilaksanakan serentak se-Indonesia, dan ada pilihan seperti Pemda, Kementrian atau kabupaten/ kota," kata Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, Kamis, 28 Oktober 2021.

Untuk tes juga khusus untuk daerah seperti Pemprov dan 13 kabupaten/ kota bekerja sama dengan Itera serta di Pringsewu dan Tanggamus.

"Sementara untuk pelaksanaan Kementerian kan yang melaksanakan tim pusat jadi kami tidak tahu," jelas dia.

Mengenai adanya kecurangan 23 peserta CPNS asal Lampung dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Pemprov justru mendapatkan informasi melalui media massa. "Kami justru baru tahu, karena ini kan tes antara Pemda dan Kementerian itu terpisah," katanya.

Ia menegaskan pelaksanaan SKD yang dikoordinir oleh Pemprov Lampung yang akan berakhir pada Kamis, 28 Oktober 2021, dipastikan tidak ada kecurangan.

"Kami pastikan tidak ada kecurangan tes CPNS di Pemda. Karena dalam proses tes, peserta yang datang wajahnya direkam pakai alat, tidak boleh ke toilet, sehingga tidak memungkinkan melakukan sesuatu," papar dia.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Yurnalis mendapat informasi bahwa lokasi kecurangan SKD CPNS di Lampung bukan berasal dari Itera.

"Informasi yang didapat, kecurangan CPNS Lampung yang terjadi bukan berasal dari Itera. Karena di Itera merupakan tes khusus Pemda, alhamdulillah bersih tidak ada kecurangan. Temuan itu terdapat pada tes kementrian dan lembaga multi instansi," jelas dia.

Yurnalis mengatakan terdapat modus tersendiri yang dilakukan pelaku kecurangan tes SKD tersebut, seperti menuju titik lokasi tes palsu. "23 orang yang ditemukan curang ini, kami belum tahu siapa saja orangnya karena dari kementerian," tutup Yurnalis.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait