#jalanrusak#mesuji#sekolah

Selama Musim Hujan Sekolah di Mesuji Tidak Bisa Diakses Kendaraan Roda Empat

Selama Musim Hujan Sekolah di Mesuji Tidak Bisa Diakses Kendaraan Roda Empat
Seorang anak SD di Mesuji Timur terjatuh saat membawa motor di jalan rusak. (Foto:Lampost.co/Ridwan Anas)


Mesuji (Lampost.co)- Banyak Sekolah Dasar (SD) di Mesuji yang tidak dapat diakses oleh kendaraan roda empat ketika memasuki musim penghujan. 

Koordinator Pengawas Sekolah Kabupaten Mesuji, Kusmadi, dalam rapat koordinasi Dinas Pendidikan yang diselenggarakan di SD II Way Serdang, mengatakan jika kondisi tersebut merata terjadi diseluruh wilayah Mesuji. 

"Musim penghujan, banyak sekolah di Mesuji tidak bisa diakses oleh kendaraan roda empat. Rawajitu dan Mesuji Timur sudah pasti banyak, di Kecamatan Simpang Pematang ada sekolah di Desa Margo Rahayu, Kecamatan Panca Jaya ada di Desa Fajar Baru, tepatnya di Jurang Kuali. Di Kecamatan Tanjung Raya ada di Desa Sritanjung dan Kagungan Dalam," terang Kurmadi. 

Baca juga: Konstruksi Tak Sesuai hingga Truk ODOL Penyebab Jalan Rusak

Hal itupun dibenarkan oleh Mat Kalu, Kepala Desa Sritanjung. Jika kondisi penghujan, jalan yang ada di desanya akan mengalami kerusakan.

"Kalau anak anak sekolah banyak tak pakai sepatu karena jalan becek dan kotor. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan anak anak sudah terbiasa akan situasi ini," tuturnya.  Pihaknyapun berharap ada perbaikan ke depannya terhadap infrastruktur jalan di desanya. 

Baca juga:Jalan Penghubung Antardesa di Kecamatan Palas Rusak Parah

"Banyak dampak yang kami rasakan jika jalan rusak. Mulai dari dampak ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Kami berharap kami selalu mendapat perhatian lebih dari semua pihak yang berwenang," imbuhnya.

Sebelumnya diinformasikan spanjang 429 km atau 76,3 persen ruas jalan di Kabupaten Mesuji rusak. Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar dalam agenda musyawarah rencana pembangunan (RKPD) 2024 di Taman Keanekaragaman hayati, Mesuji, Senin, 27 Maret 2023, menerangkan dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 563 km, pada 2022 hanya terdapat kondisi jalan baik dan sedang sepanjang 133 km dengan tingkat kemantapan sebesar 23,7 persen.

"Sehingga pada 2023 ini, Pemerintah Mesuji melalui APBD Kabupaten telah menargetkan perbaikan jalan kabupaten dengan perkerasan beton sepanjang 30,450 km yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Mesuji. Sehingga diharapkan pada akhir 2023 secara bertahap kemantapan jalan kabupaten dapat meningkat menjadi 29,11 persen atau mengalami kenaikan 5,41 persen," kata Sulpakar. 

EDITOR

Nurjanah


loading...



Komentar


Berita Terkait