#kpk#rektorunila#suap#korupsi

Sekretaris Warek 1 Unila Diperiksa KPK soal Berkas Perkara Suap Penerimaaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Unila

Sekretaris Warek 1 Unila Diperiksa KPK soal Berkas Perkara Suap Penerimaaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Unila
Tri Widioko saat ditemui awak media, Kamis, 25 Agustus 2022. (Lampost.co/M Andre Prasetyo Nugroho)


Gedongtataan (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa rumah Sekretaris Wakil Rektor (Warek) 1 Universitas Lampung (Unila) Tri Widioko, Kamis, 25 Agustus 2022. Rumah Sekretaris dari Heriyandi yang merupakan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik tersebut turut digeledah oleh KPK. Sebelumnya, KPK memeriksa rumah dari Ary Meizari yang merupakan adik dari Andi Desfiandi, tersangka yang juga turut terlibat kasus suap Unila.

Para penyelidik KPK sampai di rumah Tri Widioko pada pukul 14.30 WIB. Namun, rumah dalam kondisi tidak berpenghuni.

Setelah menunggu selama satu jam, pada pukul 15.30 WIB, Tri Widioko, akhirnya datang ditemani oleh istrinya. Butuh waktu 45 menit melakukan penggeledahan dan pemeriksaan. Pada pukul 16.15 WIB, tim penyidik meninggalkan kediaman Tri Widioko tanpa ada penyitaan.

Saat dikonfirmasi, Tri Widioko mengaku hanya diperiksa dan ditanyakan berkas-berkas yang berkaitan dengan perkara suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila. 

"Ahh enggak ada apa-apa. Cuma diperiksa aja berkas-berkas berkaitan. Tapi enggak ada yang diambil. Enggak ada apa-apa," kata Koko, sapaan akrab Tri Widioko. 

Dia juga enggan memberi komentar terkait apa pun yang berkaitan dengan pemeriksaannya saat di Bandung.

Sebagai informasi, Tri Widioko juga sempat dibawa oleh KPK untuk dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih pada Sabtu, 20 Agustus 2022. 

Baca juga: KPK Bergerak ke Rumah Sekretaris Warek 1 Unila

Terpisah, Cici Anggara yang merupakan ketua RT perumahan Grandesha membenarkan Koko di Bandung saat kejadian OTT rektor dari Unila, Karomani. Ia juga mengatakan beberapa hari sebelumnya Koko masih sempat salat subuh di masjid sekitar rumahnya.

"Dia baru ke masjid kemarin. Tadi subuh tadi masih jadi imam, karena saya telat dia jadi imam pas subuh," ujarnya.

Menurut Cici, Koko sendiri sudah tinggal di perumahan Grandesha selama satu tahun. 

"Setahun tinggal di sini, dia enggak punya mobil cuma pegawai honor, bagian administrasi aja,"

"Yang jelas,  tahunya dia asistennya wakil rektor yang ngurus SPJ itu aja yang saya tahu," kata Cici.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait