#humaniora#hksn

Sekprov Lampung Nilai Hari Kesetiakawanan Jadi Ajang Mempersatukan Perbedaan

Sekprov Lampung Nilai Hari Kesetiakawanan Jadi Ajang Mempersatukan Perbedaan
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto saat memberikan sambutan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Rabu, 22 Desember 2021. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto mengatakan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) merupakan ajang dalam mempersatukan perbedaan satu sama lain.

"HKSN harus disambut dengan rasa syukur dan hormat atas keberhasilan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam menghadapi ancaman bangsa lain yang ingin menjajah kembali bangsa kita," kata Fahrizal, Rabu, 22 Desember 2021.

Menurutnya, kesetiakawanan sosial terwujud melalui sikap pemikiran maupun kepedulian yang dilandasi kesadaran untuk saling berbagi. 

"Dalam rangka membangun suatu etos yang bertujuan menumbuh kembangkan rasa kebersamaan kesetiakawanan sosial dan kepedulian terhadap multi hubungan sosial yang ada bagian ekonomi, pendidikan dan budaya," katanya.

Menurut Fahrizal, sesuai dengan tema, Solidaritas Indonesia Sejahtera, maka masyarakat harus saling berkolaborasi, tumbuhkan jiwa dan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih yang tumbuh di dalam masyarakat harus dikembangkan, direvitalisasi, dan didayagunakan dalam kehidupan berbangsa. 

"Nilai kesetiakawanan memiliki posisi strategis lantaran menjadi landasan sebagai semangat kebersamaan, saling percaya dan keterikatan sosial yang diimplementasikan semangat berkorban masyarakat," ujar Fahrizal.

Baca juga: Kesetiakawanan Sosial Penting untuk Hadapi Berbagai Ancaman Bangsa

Peringatan HKSN tahun ini juga merupakan momentum untuk mengingatkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial harus memiliki jiwa sosial. HKSN merupakan nilai dasar jati diri bangsa Indonesia yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang merefleksikan budaya dan kearifan nasional.

"Saya mengajak semua untuk menjadi pahlawan kemanusiaan melalui berbagai upaya yang bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, serta bangsa, dan negara," katanya. 

Fahrizal menambahkan masa pandemi ini, kesetiakawanan sosial diwujudkan dengan cara sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, hal tersebut tidak mengurangi esensi dari nilai kesetiakawanan. 

"Kesetiakawanan sosial itu diperlukan saat ada keterbatasan. Banyak sekali hal positif yang didapatkan dalam memaknai kesetiakawanan ini dengan bagaimana bisa menyelesaikan suatu hal secara bersama-sama," tutup dia. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait