#BANDARLAMPUNG

Sekolah di Bandar Lampung Larang Siswa Bawa Lato-Lato

Sekolah di Bandar Lampung Larang Siswa Bawa Lato-Lato
Suasana SMPN 12 Bandar Lampung. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) –  Sejumlah sekolah di Bandar Lampung melarang siswanya membawa mainan lato-lato. Jika ada siswa yang kedapatan membawa mainan itu, akan disita oleh pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 12 Bandar Lampung, Penda Aprillia mengatakan sekolahnya sudah membatasi permainan lato-lato. Menurutnya permainan itu dapat membahayakan siswa.

"Lato-lato kalau di dunia pendidikan, masih SMP apalagi lato-lato keras bisa kena kepala. Jadi kalau anak-anak bawa lato-lato kami ambil, kami sita," kata dia, Kamis, 05 Januari 2023.

Selain itu, alasan lainnya yakni karena para siswa belum stabil emosnya, sehingga dikhawatirkan melakukan hal yang tidak diinginkan dengan benda keras tersebut. "Kadang-kadang tanpa sadar mereka memang tujuannya bermain, tetapi itu membahayakan di dunia pendidikan. Karena mereka belum bisa kontrol dirinya," kata dia.

Menurutnya, kebijakan itu diterapkan demi kebaikan para siswa. “Intinya antisipasi. Harapannya situasi kelas agar kondusif. Kami sebagai guru, sebagai wakil orang tua jadinya was-was. Apalagi mainnya sampai atas gitu takut pas putus talinya apa nggak bahaya," kata dia.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 44, Udina menjelaskan pihaknya sudah mengimbau untuk tidak membawa lato-lato di lingkungan SMPN 44. "Bisa membahayakan, karena bentuknya padat dapat melukai dan merusak fasilitas. Karena bola lato-lato bisa putus dan merusak kaca nantinya," kata dia.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandar Lampung mengimbau semua sekolah untuk melarang siswanya membawa mainan lato-lato ke lingkungan sekolah. Sebab permainan itu dinilai tidak aman untuk anak.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait