#sekolahrusak#pendidikan

Sekolah Banyak Rusak, Kadisdik Lamteng Hanya Beri Laporan Baik ke DPRD

Sekolah Banyak Rusak, Kadisdik Lamteng Hanya Beri Laporan Baik ke DPRD
Ketua DPRD Lampung Tengah, Sumarsono. Lampost.co/Tedjo Waluyo


Gunung Sugih(Lampost.co) – DPRD meminta Dinas Pendidikan Lampung Tengah mendata jumlah sekolah yang rusak.

Ketua DPRD, Sumarsono, menjelaskan sejumlah sekolah dasar rusak di berbagai kecamatan di Lamteng. Hal itu mengakibatkan murid terganggu dalam proses belajar.

Untuk itu, dia meminta Disdik Lamteng mendata jumlah sekolah yang rusak. Sebab, Kadisdik dinilainya kurang  koordinasi dengan jajarannya. Sebab, selama ini dari laporan yang masuk ke dewan tidak ada masalah terkait inventarisasi bangunan maupun mebel yang rusak.

"Kadis pendidikan kurang koordinasi dengan jajaran di bawahnya terkait pendataan jumlah bangunan  dan mebel yang rusak," kata Sumarsono, Selasa, 4 Oktober 2022.

Dalam setiap rakor pihak disdik tidak pernah memberikan laporan kerusakan bangunan sekolah.

“Mereka (disdik) selalu menyatakan tidak ada masalah,” ujarnya.

Sementara, fakta di lapangan masih banyak sekolah yang perlu pembangunan dan perbaikan.

“Contohnya SD Negeri 1 Sridadi, Kecamatan Kalirejo, atapnya rubuh. Siswa harus belajar secara bergantian dibagi pagi dan siang,” kata dia.

Selain itu, SDN III Terbanggi Besar, yang muridnya terpaksa belajar di lantai akibat ruang basah diguyur hujan hingga masuk melalui jendela.

Hal tersebut sepatutnya tidak terjadi karena anggaran yang dikucurkan APBN, APBD, dan dana BOS, bisa mencukupi untuk perbaikan dan pembangunan sekolah.

“Kadisdik data dengan benar jumlah SD dan SMP yang kondisinya rusak agar anggaran yang tersedia dapat terealisasi,” katanya.

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait