#beritalampung#beritapringsewu#hukum

Sekkab Pringsewu Tak Berkomentar Banyak Terkait Kasus Mafia Pupuk

Sekkab Pringsewu Tak Berkomentar Banyak Terkait Kasus Mafia Pupuk
Sekkab Pringsewu Heri Iswahyudi saat diwawancarai di Aula Bupati Pringsewu, Senin, 17 Januari 2023. Lampost.co/Suranto


Pringsewu (Lampost.co): Sekertaris Daerah (Sekda) Pringsewu Heri Iswahyudi enggan untuk berkomentar banyak terkait penanganan perkara kasus mafia pupuk bersubsidi yang ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Menurut Heri, hal tersebut terkait pupuk disarankan untuk mengonfirmasi pihak Kejari atau Dinas Pertanian Kabupten Pringsewu.

"Silahkan konfirmasi saja ke Kejari atau Dinas terkait ya," ujarnya, Senin, 16 Januari 2023.

Heri tidak berkomentar banyak dan hanya menyebutkan soal pemeriksaan pupuk yang telah berjalan sejak Februari 2022 lalu. Dijelaskan Heri, bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu akan segera menetapkan tersangka atas kasus mafia pupuk tersebut.

Baca juga:  Penduduk Miskin di Lampung Turun pada September 2022

"Untuk pupuk, ya itu sudah berjalan sejak Februari penyidikannya. Mereka juga katanya akan merilis tersangka dari kasus pupuk itu," pungkasnya.

Heri menambahkan, sebelumnya saat dirinya sedang melaksanakan cinas luar ke daerah Yogyakarta, dirinya mendapat panggilan dari kejari Pringsewu, pada Senin, 3 Januari 2023 dan menghadap Kasi Pidsus Yogie di Kejari Pringsewu. 

"Karena sedang di luar daerah, saya minta staf saya koordinasi dengan Kejari mohon diagendakan ulang," sebutnya.

Namun beberapa hari kemudian saya terima surat panggilan dari Kajari untuk menghadap Kasi Pidsus Yogie tanggal 15 Januari 2023.

"Saya hadir namun tidak diperiksa, tidak di BAP, hanya diajak ngobrol di ruangan kasi Pidsus," tutupnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait