#blt#bansos

Sekda Lampung Nilai Skema Bansos Daerah Butuh Pemetaan Mendalam

Sekda Lampung Nilai Skema Bansos Daerah Butuh Pemetaan Mendalam
Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Fahrizal Darminto saat diwawancarai di kompleks kantor gubernur Lampung, Rabu, 7 September 2022. (Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Fahrizal Darminto mengatakan pihaknya saat ini tengah menyusun pemetaan dan pendataan untuk menjalankan empat skema bantuan sosial (bansos) yang telah ditentukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Program tersebut dicanangkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi. Hal tersebut dijelaskan oleh Sekda Provinsi Lampung saat ditemui di komplek kantor Gubernur Lampung, Rabu, 7 September 2022. 

"Adapun keempat skema yang diarahkan tersebut meliputi 2% dana bagi hasil Pemprov Lampung yang disisihkan, gunakan BTT, gunakan bansos daerah dan penyisihan dana desa," kata Fahrizal, Rabu, 7 September 2022. 

Dia melanjutkan untuk skema pertama yakni penyisihan 2% anggaran yang jika dikalkulasikan dalam rupiah akan terkumpul dana senilai Rp10 miliar. Menurutnya, itu bisa memberikan bantuan sosial serta menutupi kebutuhan masyarakat. 

"Jika dibandingkan dengan provinsi lain berbeda mungkin kita lebih besar, atau lebih kecil mungkin saja, karena tidak semua anggaran dari provinsi satu dengan provinsi lain itu sama. Sehingga tentu akan beda nilainya," ujar Fahrizal

Namun ia memastikan jika penganggaran dilakukan secara terbuka dan memastikan pendataan dengan tepat. 

"Kami pastikan pendataan untuk penerima ini harus jelas, jadi akan diterima oleh orang yang menang membutuhkan," kata dia. 

Baca juga: 700.896 Warga Lampung akan Terima BLT-BBM

Sementara itu, skema lain, ia menerangkan pihaknya saat ini menyusun strategi untuk memastikan program tersebut tersalurkan dengan baik. 

"Hal ini dibawah penanganan Bapedda di mana nanti perannya menetapkan besaran dan bantuan berbentuk apa. Ini harus jelas dan kami lihat kebutuhan masyarakat di Lampung itu apa," ujarnya.

Ia menerangkan bisa saja bantuan yang diberikan berbentuk bantuan stimulan. 

"Misal untuk masyarakat dan pelaku UMKM akan ada stimulan khusus. Yang jelas, fokus kami untuk sikapi kenaikan BBM ini tersalurkan secara baik dan benar," tutup dia. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait