cfdjakarta

Sejumlah Warga Jakarta Langgar Protokol Kesehatan Saat CFD

( kata)
Sejumlah Warga Jakarta Langgar Protokol Kesehatan Saat CFD
Pesepeda terlihat memenuhi area car free day di Jalan Sudirman Thamrin. ANTARA/Galih Pradipta

Jakarta (Lampost.co) -- Sejumlah warga Jakarta melanggar protokol kesehatan covid-19 saat mengikuti car free day (CFD) pada Minggu, 21 Juni 2020.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, terdapat puluhan ribu warga yang hadir di kawasan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) itu. Mereka terdiri dari 21.200 pejalan kaki dan 18.800 pesepeda.
 
"Tentu ada beberapa warga yang mereka keluar dari gedung-gedung sekitarnya itu tidak teridentifikasi," kata dia di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 22 Mei 2020.
 
Syafrin mengungkapkan sejumlah warga melanggar protokol kesehatan covid-19. Khususnya larangan anak kecil usia lima tahun ke bawah, ibu hamil, dan orang lanjut usia di atas 60 tahun untuk beraktivitas saat CFD.

"Kemarin masih ditemukan beberapa orang yang melanggar itu. Mereka kami dorong untuk keluar dari area (CFD). Tapi masih cukup banyak yang lolos," ujar Syafrin.
 
Dishub bersama Gugus Tugas Percepatan Genanganan Covid-19 DKI Jakarta akan mengevaluasi kegiatan tersebut. Evaluasi untuk memutuskan menutup kembali kegiatan atau tetap dibuka dengan pengawasan lebih ketat.
 
"Kami akan pelajari dulu. Evaluasi (bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) ini akan kami laporkan ke ketua Gugus Tugas DKI untuk menjadi bahan evaluasi," ujar Syafrin.
 
 Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) sempat ditutup karena pandemi virus korona. Masyarakat dilarang beraktivitas di tempat umum untuk menekan penyebaran covid-19.
 
Melalui pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Pemprov DKI Jakarta membuka secara bertahap aktivitas publik. Salah satunya kegiatan CFD yang dibuka pada Minggu, 21 Juni 2020.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar