#PARPOL#TULANGBAWANG

Sejumlah Parpol di Tulangbawang Diduga Catut Nama Pegawai Honorer hingga Mahasiswa

Sejumlah Parpol di Tulangbawang Diduga Catut Nama Pegawai Honorer hingga Mahasiswa
Ist


Menggala (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulangbawang menerima 16 laporan pencatutan nama atau identitas sebagai anggota partai politik peserta pemilu 2024. Nama yang dicatut mulai dari pegawai honorer hingga mahasiswa.

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat (Humas), dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kabupaten Tulangbawang, Desi Triyana mengatakan 16 nama tersebut dicatut tujuh partai politik yang berbeda-beda.

Warga yang bersangkutan mengaku, sama sekali tidak pernah mendaftar atau terdaftar sebagai anggota partai politik tertentu. "16 laporan itu yang masuk ke Bawaslu Tulangbawang hingga 5 September 2022," kata Desi Triyana kepada Lampost.co, Jumat, 17 September 2022.

Ia menjelaskan, latar belakang ke 16 warga yang melapor itu berbeda-beda. Rinciannya, lima orang tenaga honorer di lingkup pemerintah daerah, lima mahasiswa, satu orang penerima program keluarga harapan, satu guru honorer, dua orang wiraswasta, dan dua orang lainnya merupakan anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK).

Tujuh partai politikl yang mencatut nama 16 warga tersebut juga berasal dari partai politik lama dan partai politik baru. "Mereka itu masuk dalam kepengurusan tujuh partai yakni 4 orang tercatat di Partai Hanura, 4 orang Partai Golkar, 3 orang Partai PKB, 1 orang Partai Rakyat Adil Makmur, 2 orang Partai PAN, masing-masing 1 orang di Partai Ummat dan PPP," kata dia.

Dia mengatakan, pencatutan nama warga sebagai anggota Parpol merupakan pelanggaran administrasi, sehingga sanksinya bersifat administratif dengan menyatakan nama anggota tidak memenuhi syarat atau TMS.

Masyarakat, dapat mengecek keanggotaan Parpol melalui laman infopemilu KPU dengan memasukan nomor induk kependudukan (NIK) untuk mengetahui apakah identitasnya tercatat sebagai anggota Parpol tertentu atau tidak.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait