#anggaranpilkada

Sejumlah Daerah Usulkan Tambahan Anggaran Pilkada ke APBN

Sejumlah Daerah Usulkan Tambahan Anggaran Pilkada ke APBN
Ilustrasi Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) --Penyelenggaraan pilkada serentak pada 9 Desember 2020 di 270 daerah di Indonesia, termasuk delapan kabupten/kota di Lampung, yang digelar saat pandemi covid-19 membuat terjadinya pembengkakan anggaran. Tambahan anggaran dibutuhkan untuk menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Untuk menyelenggarakan pesta demokrasi itu, KPU RI mengajukan anggaran Rp4,1 triliun. Namun, pemerintah hanya menyediakan Rp1,4 triliun. Sedangkan di Lampung, KPU kota/kabupaten yang menyelenggarakan pilkada mengajukan anggaran tambahan dengan total kebutuhan Rp56.113,524.699.

Berita terkait: KPU Lampung Sebut Total Anggaran Pilkada di 8 Kabupaten/Kota Rp56 Miliar Lebih

Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakn masih ada beberapa kabupaten kota sampai saat ini yang sudah selesai melakukan koordinasi dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Way Kanan menganggarkan Rp2.588.600.000 melalui APBD dan sisanya diusulkan melalui APBN.

"Kota Metro tidak ada usulan anggaran tambahan, baik APBD maupun APBN karena cukup dengan optimalisasi anggaran," ujarnya kepada Lampost.co, Jumat, 12 Juni 2020.

Selanjutnya, Pesawaran untuk penambahan anggaran semuanya diusulkan ke APBN. Pesisir Barat anggaran melalui APBD Rp1.000.000.000 dan tambahan diusulkan lewat APBN. Begitu juga Bandar Lampung melalui APBD menganggarkan Rp6.907.205 sisanya diusulkan APBN.

Namun, beberapa daerah lainnya masih dalam tahap koordinasi dan belum menghasilkan keputusan final. "Lamsel masih melakukan koordinasi lanjutan dan belum final. Begitu juga dengan Lampung Tengah dan Lampung Timur yang masih berkoordinasi," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait