#LAMPUNG

Segera Dibangun Masjid, GOR Saburai Mulai Dirobohkan

Segera Dibangun Masjid, GOR Saburai Mulai Dirobohkan
Pekerja tengah melakukan pembongkaran bangunan GOR Saburai, Kamis, 26 Januari 2023. Lampost.co/Atika Oktaria SN


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mulai merobohkan bangunan bekas gelanggang olahraga (GOR) Saburai yang berada di Enggal, Bandar Lampung, Kamis, 26 Januari 2023.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan perobohan gedung tersebut dilakukan agar segera dilakukan pengerjaan Masjid Raya Provinsi Lampung.

"Perobohan GOR Saburai tidak ada yang menyalahi aturan karena di lokasi itu akan dibuat Masjid Raya Provinsi Lampung, apalagi bangunan masjid ini akan menjadi salah satu masjid termegah yang ada di Lampung," kata Kusnardi, Kamis, 26 Januari 2023.

Ia menjelaskan masjid raya yang akan dibangun tersebut nantinya akan menonjolkan desain sesuai dengan kearifan lokal dan mampu menampung hingga 12 ribu jemaah. "Nanti masjid ini akan menjadi ikon masjid kebanggaan masyarakat Lampung," kata dia.

Sementara itu sarana olahraga di GOR Saburai sendiri akan dialihkan ke Sport Center yang berlokasi di Kecamatan Tanjungbintang dan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap pada 2023.

"Sport center juga saat ini sedang proses, nanti sarana olahraga yang ada di PKOR juga akan kami perbaiki sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk berolahraga dengan sarana dan prasarana yang memadai," kata dia.

Untuk diketahui lokasi GOR Saburai luasnya mencapai 2,3 hektarw akan dibangun Masjid Raya Provinsi Lampung yang akan didanai oleh Yayasan Bakrie Amanah.

Sejumlah atap dan tembok yang ada didalam gedung sebagian sudah dihancurkan. Selain itu atap bangunan dan baja ringan juga mulai di bongkar.

"Sekarang kami lakukan pembongkaran atap dan sejumlah tembok, nantinya dilanjutkan tembok di bagian luar, sekarang masih sebagian yang di dalam," kata seorang pekerja, Basuki (47) saat ditemui di GOR Saburai.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait