#kasuspenganiayaan#vonis

Sebelum Vonis, Keluarga Terdakwa Sempat Mencari Jaksa

( kata)
Sebelum Vonis, Keluarga Terdakwa Sempat Mencari Jaksa
Sidang telekonferensi vonis kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 15 Oktober 2020. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang memvonis enam nelayan yang melakukan penganiayaan dengan hukuman berbeda. Keenam dinyatakan terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban Angga Saputra.

Keenam nelayan tersebut, yakni Momon Santoso, Achmad Setiawan alias Mad, Joko Santoso, Ferry alias Metal, Yudi Sutrisno alias Buang, dan Maman alias KM. Keenam terdakwa adalah warga Kampung Teluk Jaya, Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

Dalam persidangan telekonferensi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 15 Oktober 2020, Hakim Hendri Irawan menyatakan keenamnya terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan. "Menjatuhkan hukuman penjara terdakwa Momon Santoso selama lima bulan dengan perintah tetap ditahan," ujar Hendri.

"Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Achmad Setiawan alias Mad, Joko Santoso, Ferry alias Metal, Yudi Sutrisno alias Buang, dan Maman alias KM selama enam bulan penjara," ujarnya.

Sebelum persidangan vonis digelar, salah seorang keluarga terdakwa mencari keberadaan jaksa. "Saya tadi teleponan dengan jaksanya, katanya di lantai dua. Itu dimana ya, Pak?" tanya seorang ibu yang mengaku keluarga salah satu terdakwa kepada wartawan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Setelah tak mendapati yang diinginkannya, rombongan keluarga ini pun pergi meninggalkan Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Jaksa dalam perkara ini, Ponco Santoso, membantah ada ada pertemuan dengan keluarga terdakwa. "Enggak ada, menghadiri saja kan virtual, enggak ada bertemu," kata Jaksa.

Jaksa Ponco sebelumnya menegaskan jika dalam rangkaian penganiayaan tersebut ada delapan terdakwa. Adapun kedelapan terdakwa, yakni Momon Santoso, Achmad Setiawan alias Mad, Joko Santoso, Ferry alias Metal, Yudi Sutrisno alias Buang, Maman alias KM, Niko Saputra, dan Ahmad Rizani. Tiga terdakwa dituntut delapan bulan dan enam lainnya sepuluh bulan. "Jadi sebenarnya terdakwa ini bukan tujuh orang, tetapi delapan orang. Jadi berkasnya ini displit (terpisah)," kata dia.

Adapun yang dituntut delapan bulan itu, yakni Momon Santoso, Ahmad Rizani, dan Niko Saputra. Sedangkan sisanya, yakni Achmad Setiawan alias Mad, Joko Santoso, Ferry alias Metal, Yudi Sutrisno, dan Maman itu dituntut 10 bulan penjara.

"Ini bukan penganiayaan berat tapi ringan," kata Jaksa Ponco.

Untuk terdakwa Ahmad Rizani dan Niko Saputra divonis Majelis Hakim dengan hukuman penjara lima bulan.

Sebelumnya korban penganiayaan atas nama Angga Saputra mendatangi LBH Lampung Raya karena tidak terima tuntutan rendah yang diberikan jaksa kepada para terdakwa. "Saya sampai dirawat inap di rumah sakit atas kejadian ini. Saya tidak terima atas tuntutan jaksa. Iktikad baik berupa perdamaian pun tidak ada di sini, saya mendapat intimidasi di tempat tinggal saya hingga harus meninggalkan rumah karena kejadian ini," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait