#ppdb#pendidikan

SDN Padangmanis dan Sridadi Tanggamus Dituding Langgar Zonasi PPDB

SDN Padangmanis dan Sridadi Tanggamus Dituding Langgar Zonasi PPDB
Suasana SDN 1 Pardasuka, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. Lampost.co/Rusdy Senapal


Tanggamus (Lampost.co) -- Sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus dinilai tidak efektif lantaran SDN 1 Pardasuka hanya memiliki 20 siswa baru setelah anak-anak di wilayahnya lebih memilih mendaftar ke SDN Padangmanis dan SDN Sridadi. 

Kepala Pekon Pardasuka, Kusal mengaku sedang mengupayakan untuk mengembalikan warganya agar bersekolah di SDN desa setempat.

"Anehnya, kenapa tetap diterima oleh pihak sekolah. Sedangkan sistem zonasi masih diterapkan Dinas Pendidikan," kata dia, Kamis, 1 September 2022.

Baca: 37.712 Siswa Lulus Seleksi PPDB SMA/SMK

 

Sebelumnya, jumlah siswa yang mendaftar di SDN 1 Pekon Pardasuka sebanyak 21 orang. Namun, sebanyak dua siswa berpindah ke SDN Soponyono, satu siswa ke SDN Sridadi, dan satu siswa ke SDN Padangmanis. 

"Nah, yang di SDN Soponyono sudah dikembalikan pihak sekolah. Tinggal yang di SDN Padangmanis dan SDN Sridadi," ungkapnya. 

Kusal juga mengaku sudah melakukan pendekatan ke UPTD Pendidikan dan kepala SDN Padangmanis dan Sridadi. Hanya saja, tidak membuahkan hasil. 

“Jawaban surat kepala sekolah meminta agar mempertimbangkan psikologis anak. Yang jadi masalah, kenapa awalnya diterima, kan sudah jelas melanggar zonasi yang ditetapkan pemerintah,” ucap Kusal.

Dia menegaskan akan terus menempuh upaya-upaya untuk mengembalikan warganya agar bersekolah di SDN Pardasuka demi kemajuan pekon dan sekolah di wilayahnya.

“Saya akan adukan permasalahan ini ke Dinas Pendidikan dan Bupati Tanggamus,” tegasnya.

Terpisah, Kepala SDN Sridadi, Surya Gunawan membenarkan bahwa terdapat siswa asal Pekon Pardasuka yang mendaftar ke sekolahnya. Akan tetapi, dia sudah mengkomunikasikan tersebut dengan Kepala SDN Pardasuka, Anwar.  

“Saya sudah memberitahukan Pak Anwar bahwa ada anak Pardasuka mau masuk Sridadi, tolong diambil jangan sampai nanti jadi masalah. Dia jawab, ya," ungkapnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait