#penculikan

SD di Bandar Lampung Mewaspadai Penculikan Anak

SD di Bandar Lampung Mewaspadai Penculikan Anak
Penculikan. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekolah Dasar (SD) di Bandar Lampung mewaspadai kasus penculikan anak saat pulang sekolah.

Untuk mencegah kejadian itu, sekolah pun mendampingi anak didik di gerbang sekolah saat pulang sekolah.

Kepala SD Negeri 2 Way Halim, Sri Mulyani, mengatakan ketika jam pulang sekolah para tenaga pengajar mendampingi anak hingga di gerbang sekolah.

"Terutama anak-anak kelas 1 dan 2 karena mereka masih tidak paham," ujar Sri Mulyani, Rabu, 21 September 2022.

Dia juga mengimbau guru dan orang tua untuk selalu waspada saat menjemput anak pulang sekolah.

"Kami tunggu sampai benar-benar yang menjemput mereka adalah wali atau orang tua, terkecuali yang memang rumahnya di belakang sekolah kami izinkan pulang sendiri," kata dia.

Bahkan, guru atau wali kelas kerap menunggu kepulangan siswa hingga sore hari.

"Kami pastikan dulu semua anak-anak pulang dan ditunggu sampai orang tuanya menjemput. Baru guru-guru pulang. Jangan sampai anak-anak yang jemput tidak jelas siapa orangnya," tambahnya.

Senada, Kepala SDN 1 Talang, Helnawati, mengatakan pihaknya selalu memastikan penjemput anak muridnya.

"10 menit sebelum pulang wali murid di SMS guru dan anak yang belum dijemput orang tua tidak boleh pulang di jaga satpam," ujar Helnawati.

Dengan begitu, pihak sekolah tidak mengizinkan ada yang menjemput murid jika bukan wali atau orang tua siswa.

"Kami beritahukan kepada guru kelas masing-masing, kalau tidak kenal jangan diperbolehkan membawa anak pulang begitu saja," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait