#beritalampung#beritabandarlampung#polusi

SCG Readymix Diminta Bertanggungjawab atas Polusi Udara dari Semen

SCG Readymix Diminta Bertanggungjawab atas Polusi Udara dari Semen
PT SCG Readymix Indonesia, Panjang, Bandar Lampung. Foto: Dedi Setiawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Pengamat Lingkungan Universitas Lampung (Unila) Dr. Pitojo Budiono mengatakan PT SCG Readymix harus bertanggungjawab atas debu semen yang menyebabkan polusi udara.

Tanggungjawab itu, kata Pitojo, pihak perusahaan harus mencari solusi agar debu semen tidak berterbangan ke jalan hingga ke pemukiman warga.

"Perusahan harus mencari cara untuk menjaring debu semen yang kasar langsung jatuh ke bawah tidak berterbangan hingga  membuat polusi," katanya, Jumat, 28 Oktober 2022.

Menurutnya debu semen yang dihasilkan saat perusahaan tersebut beroperasi selain membuat polusi udara juga dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca juga:  BMKG Peringatkan Peningkatan Angin Kencang

"Jika mereka sebelumnya sudah punya kesepakatan dengan warga, maka perusahaan itu wajib bertanggungjawab dan menindaklanjuti keluhan warga," katanya.

Jika polusi debu semen sampai ke pemukiman warga terus diabaikan, dikhawatirkan menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan (ispa) pada warga.

"Penyakit yang menyerang sistem pernapasan dapat pula disebabkan oleh udara yang tidak sehat, terlebih rutin dihirup oleh masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, peran DPRD setempat sangat dibutuhkan untuk menindaklanjuti keluhan warga dan mengecek langsung fakta di lapangan. 

"Terlebih itu terjadi di dapilnya, maka DPRD harus meninjau dan mengatasnamakan masyarakat atau dewan," ujarnya.

Sebelumnya, masyarakat Way Gubak, Kecamatan Penjang, Bandar Lampung, mengeluhkan pencemaran udara yang keluar dari cerobong PT SCG Readymix. Debu semen dari perusahaan yang memproduksi beton untuk bahan bangunan selain berterbangan ke rumah warga juga cukup mengganggu pengguna jalan.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait