#beritalampung#beritalampungterkini#ump#umk#upah

SBSI Berharap UMK Bisa Sesuai Permenaker 18/2022

SBSI Berharap UMK Bisa Sesuai Permenaker 18/2022
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menaikkan upah minimun provinsi (UMP) 2023 Rp192 ribu. Meski mengapresiasi keputusan tersebut,  Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Perwakilan Lampung kenaikan bisa maksimal 10 persen sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022.

"Kenaikan UMP 7,9 persen ini sudah cukup lumayan bagus. Namun, berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 18 Tahun 2022 besaran pengusulan UMK berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi ini maksimal 10 persen," kata Ketua SBSI Perwakilan Lampung, Deni Suryawan, Senin, 28 November 2022.

Baca juga: UMP Lampung 2023 Naik Rp192 Ribu

Pihaknya berharap kenaikan UMK di kota/kabupaten minimal 10 persen. “Kami berharap Apindo juga dapat bersinergi dan pemerintah juga dapat mengusulkan apa yang menjadi keinginan dari para buruh dengan melihat dan mempertimbangkan sejumlah aspek kondisi saat ini," ujarnya.

Menurut dia, mulai dari harga kebutuhan pokok yang meningkat karena imbas dari kenaikan BBM sehingga kenaikan 10 persen UMP minimal dapat mengimbangi sedikit walaupun belum semua mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup para buruh.

"Perusahaan wajib menerapkan UMP dan Dewan Pengupahan ada sosialisasi dan harus dilihat keadaan di lapangan apa alasan perusahaan tidak menjalankan UMK, apakah angka produksi atau cost yang tidak memadai dan bagaimana solusinya," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait