#COVID-19#TIPS#OKSIGEN

Saturasi Oksigen di Bawah 90 Persen Perlu Alat Bantu

Saturasi Oksigen di Bawah 90 Persen Perlu Alat Bantu
Alat untuk mengukur saturasi oksigen. Envato


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Salah satu dampak terinfeksi Covid-19 adalah menurunnya saturasi oksigen. Menurut dokter spesialis paru, Sukarti, saturasi oksigen normalnya berada di angka 95 - 100 persen.

"90-95 itu masih aman, jika di bawah 90 persen dianjurkan untuk menggunakan bantuan oksigen tambahan," ujarnya, Kamis, 12 Agustus 2021.

Sukarti menjelaskan jika kadar oksigen berada di bawah 90 persen pasien akan kesulitan bernapas. Sehingga pasien memerlukan alat bantu untuk menambah saturasi oksigen.

Namun, ia menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir jika merasakan sesak. Untuk menghindari dampak yang lebih berat, ia menyarankan untuk melakukan olah napas sesering mungkin.

"Olah napas bisa dilakukan sesering mungkin dengan menarik nafas panjang dan dihembuskan perlahan," jelasnya.

Baca juga :Jaga Saturasi Oksigen dengan Olah Napas Secara Rutin

Sukarti menjelaskan posisi yang baik untuk melakukan kegiatan itu adalah sambil duduk atau berdiri. Sebab dalam posisi tersebut paru tidak dalam kondisi tertekan. Jika dalam berbaring paru akan tertekan jantung dan alas tidur. Maka jika harus berbaring disarankan miring ke kanan.

"Merasakan oksigen masuk ke paru-paru akan mempercepat penyembuhan di paru-paru," kata dia.

Sukarti menegaskan tidak perlu khawatir jika saat menarik napas kemudian menyebabkan batuk. Kondisi itu menunjukkan oksigen yang dihirup sampai ke area yang bermasalah.

"Jadi, teruskan saja itu memang reaksi alami tubuh, jangan malah takut," tuturnya.

Namun, jika pasien sudah merasa tidak nyaman dengan kondisi pernapasannya disarankan segera berkonsultasi kepada dokter. Sehingga dapat ditangani lebih cepat dan menghindari perburukan.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait