#gaselpiji#beritalampung#gasmelon

Satu Tersangka Ditetapkan atas Kasus Penyalahgunaan Elpiji oleh Perusahaan Ternak

Satu Tersangka Ditetapkan atas Kasus Penyalahgunaan Elpiji oleh Perusahaan Ternak
Barang bukti mobil yang berisi tabung gas dari perusahaan ternak yang disita Polda Lampung sebagai barang bukti. Lampost.co/Asrul Septian Malik

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung hanya menetapkan satu tersangka atas kasus penyalahgunaan tabung gas subsidi ukuran 3 kg oleh perusahaan ternak ayam CV Swadaya Agri Jaya (SAJ) yang berlokasi di Lampung Timur. "Itu berkas perkaranya, sudah maju kok," ujar Dirreskrimsus Polda Lampung Kombe Subakti, Minggu (13/1/2019).

Lampost.co juga sempat melihat mobil elpiji Pertamina jenis pikap dengan nomor polisi BE-9260-BH terparkir di dalam Polda Lampung yang bagian baknya ditutup kain terpal. Di balik terpal tersebut terdapat puluhan tabung gas, baik berukuran 12 kg maupun 3 kg.

Subakti mengatakan mobil beserta tabung gas tersebut merupakan barang bukti perkara. "Itu nanti mau diajuin pas pelimpahan tahap II," katanya.

Sementara Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Lampung AKBP Yoni Rizal Kova mengatakan tersangka berinisial A, seorang warga Lampung. Sayangnya Yoni tidak memaparkan secara perinci identitas lengkap dari tersangka. "Pelaku tersebut pemilik usah saat ini, kalau yang kemarin inisial UD pemilik (di berita sebelumnya) memang awalnya pemilik berdasarkan surat izin usaha, cuma sudah pindah tangan ke A," ujarnya.

Dari tujuh saksi lain yang diperiksa, semuanya tidak menjadi tersangka. Alasannya, karena mereka hanyalah para pekerja di usaha tersebut yang diberikan tugas untuk mengelola perusahaan ternak sesuai dengan tupoksi mereka. "Yang lain cuma pegawai, mereka saksi," ungkapnya.

EDITOR

Asrul Septian Malik*

loading...

Berita Terkait

Komentar