#COVID-19#LAMPUNGTIMUR

Satu Pekan, Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Bertambah 497

Satu Pekan, Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Bertambah 497
Ilustrasi covid-19 diunduh Senin, 7 Maret 2022 (Foto: Medcom.id)


Sukadana (Lampost.co) –- Penyebaran covid 19-di wilayah Lampung Timur (Lamtim) terus berlanjut. Dalam sepekan terakhir, bertambah sebanyak 497 warga Lamtim yang terpapar covid-19.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Lamtim, dr. Satya, menjelaskan, sebelumnya Senin (28/2/2022) jumlah warga Lamtim terpapar covid-19 sebanyak 840 orang. Sepekan kemudian warga Kabupaten Lamtim yang terpapar covid 19 bertambah sebanyak 497 orang. Penambahan 497 itu terdiri dari Selasa (1/3/2022) sebanyak 73 orang, Rabu (2/3/2022) sebanyak 92 orang, Kamis (3/3/2022) sebanyak 51 orang, Jumat (4/3/2022) sebanyak 83 orang, Sabtu (5/3/2022) sebanyak 86 orang, Minggu (6/3/2022) sebanyak 50 orang, dan Senin (7/3/2022) sebanyak 62 orang.

“Jadi, sepekan terakhir ada tambahan 497 orang. Dengan adanya tambahan tersebut, maka hingga Senin (7/3/2022) jumlah warga Lamtim yang terpapar covid 19 menjadi 1.337 orang," ujar dia melalui telepon, Senin, 7 Maret 2022. 

Dokter Satya menjelaskan dari 1.337 warga Lamtim yang terpapar covid-19 tersebut, yang meninggal dunia bertambah 10 orang hingga menjadi 17 orang. Kemudian, yang sudah dinyatakan sembuh bertambah 218  menjadi 327 orang. Sementara sisanya masih menjalani isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit.

Selanjutnya, karena Lamtim masuk dalam zona oranye, dr. Satya kembali mengingatkan dan meminta seluruh warga Lamtim terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat penerapan protokol kesehatan 5M dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, diminta bagi warga yang belum vaksin, agar segera melakukan vaksinasi. 

“Penerapan protokol kesehatan ketat dan vaksinasi ini menjadi sangat penting. Sebab hingga saat ini  hal itu merupakan upaya terbaik dalam mencegah, mengantisipasi, dan menekan penyebaran covid-19 yang terus berlanjut," ujar dokter Satya. 
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait